(Business Lounge Journal – Global News)
Awalnya, spinoff energi GE, yaitu GE Vernova, tidak banyak menarik perhatian. Tapi sekarang, sahamnya jadi incaran, terutama karena minat besar dari perusahaan teknologi berbasis AI terhadap energi nuklir dan gas alam. Betapa cepatnya perubahan ini? Saham GE Vernova sudah naik tiga kali lipat sejak peluncurannya sembilan bulan lalu dan melonjak hampir 30% hanya pada Januari.
GE Vernova adalah pemain besar dalam industri energi, memproduksi peralatan seperti turbin gas dan angin, serta teknologi untuk jaringan listrik. Meski hype AI sudah mulai terasa saat debutnya, saham GE Vernova sempat stagnan. Penyebabnya? Bisnis energi sering dianggap fokus pada pertumbuhan tetapi mengorbankan profitabilitas. Namun, pendekatan baru dengan disiplin biaya dan operasional berhasil memikat hati investor.
Laporan setahun penuh perusahaan, yang diumumkan Rabu lalu, menunjukkan hasil sesuai ekspektasi. Pendapatan naik 5% pada tahun 2024, menghasilkan arus kas bebas sebesar $1,7 miliar, dengan margin 5,8% pada basis EBITDA yang disesuaikan. Berita ini membuat saham GE Vernova naik hampir 3% hari itu.
Yang Menarik di Masa Depan
Investor kini memperhatikan buku pesanan pasca-2025, khususnya pada segmen tenaga gas dan elektrifikasi. Pesanan turbin gas GE Vernova tahun lalu melonjak dua kali lipat menjadi sekitar 20 gigawatt. Bulan lalu, perusahaan juga melaporkan sekitar 9 gigawatt perjanjian reservasi slot untuk peralatan gas, dengan pengiriman direncanakan pada 2027–2028. Pesanan ini datang dengan harga lebih tinggi, menambah prospek positif perusahaan.
Selain itu, ada peluang besar di bisnis layanan margin tinggi. GE Vernova saat ini mengerjakan sekitar $2 miliar peningkatan tenaga gas per tahun dan memperkirakan pertumbuhan sebesar 50% sebelum akhir dekade. Segmen elektrifikasi juga menjadi sorotan, dengan pendapatan naik 18% tahun lalu.
Bagaimana dengan Angin dan Nuklir?
Segmen angin, yang merupakan sumber pendapatan terbesar kedua GE Vernova, tidak diharapkan tumbuh signifikan. Namun, fokus utama perusahaan adalah meningkatkan profitabilitas di sektor ini, yang disambut baik oleh investor. Sementara itu, reaktor nuklir modular kecil menjadi area pertumbuhan jangka panjang. Desain baru GE Vernova sudah dipilih oleh beberapa perusahaan besar seperti Duke Energy dan American Electric Power untuk proyek masa depan.
Apakah Sahamnya Masih Layak Dibeli?
Dengan semua kemajuan ini, saham GE Vernova sekarang diperdagangkan sekitar 60 kali lipat dari pendapatan berjangka, atau 70% lebih mahal dibandingkan Constellation Energy, produsen listrik papan atas. Ini menunjukkan bahwa sebagian besar potensi GE Vernova sudah dihargai dalam sahamnya saat ini. Jadi, meskipun banyak hal menarik terjadi, investor mungkin perlu berhati-hati sebelum menambah posisi di saham ini.

