(Business Lounge Journal – Event)
Business Lounge Journal berkesempatan untuk terbang ke Manila, Filipina untuk meliput IFEX Philippines 2026. Pembukaan yang digelar pada 21 Mei 2026 di World Trade Center Metro Manila, Pasay City, langsung menunjukkan besarnya ambisi Filipina untuk memperkuat posisinya di industri makanan global. Pameran makanan dan minuman terbesar di negara tersebut tahun ini menghadirkan lebih dari 500 eksportir global dan sekitar 100 exhibitor internasional, dengan total hampir 700 peserta pameran yang membawa ribuan produk dan brand makanan dari berbagai daerah di Filipina maupun luar negeri. Penyelenggara menargetkan lebih dari 10.000 buyer dan pengunjung bisnis dari lebih 50 negara selama tiga hari penyelenggaraan.
Mengusung tema “Tropical Flavors for the World”, IFEX Philippines 2026 menampilkan kekayaan produk pangan tropis Filipina yang selama ini menjadi kekuatan utama ekspor negara tersebut. Area pameran dipenuhi berbagai produk mulai dari olahan kelapa, mangga, nanas, seafood, kopi lokal, hingga makanan ringan berbasis pisang dan talas. Tidak hanya makanan tradisional, banyak exhibitor juga membawa produk-produk baru yang mengikuti tren global seperti plant-based food, healthy snacks, makanan organik, hingga produk nutraceutical dan functional food. Salah satu produk yang cukup menarik perhatian buyer internasional adalah Pineapple Calamansi Juice Concentrate with Honey yang dipamerkan sebagai bagian dari showcase produk inovatif tahun ini.
Suasana pembukaan IFEX Philippines 2026 juga terasa semakin penting karena tidak hanya menjadi ajang transaksi dagang, tetapi juga panggung strategi ekspor nasional Filipina. Dalam sambutannya, Assistant Secretary Department of Trade and Industry (DTI) Al Valenciano menekankan bahwa UMKM kini memiliki peran penting dalam memperkuat rantai pasok pangan Filipina dan meningkatkan daya saing produk lokal di pasar internasional. Ia menegaskan bahwa industri makanan Filipina tidak lagi hanya berfokus pada produksi lokal, tetapi juga harus mampu memenuhi standar global yang semakin ketat, mulai dari kualitas produk hingga sustainability.
Pihak Center for International Trade Expositions and Missions (CITEM) sebagai penyelenggara juga menegaskan bahwa IFEX tahun ini dirancang untuk memperkuat branding Filipina sebagai pusat produk tropis premium Asia Tenggara. Karena itu, selain area exhibitor utama, IFEX 2026 menghadirkan sejumlah program khusus seperti IFEX Fiesta yang menampilkan pengalaman fine dining berbasis bahan pangan dari Luzon, Visayas, dan Mindanao. Ada juga IFEX Live: Deals on Demand yang memungkinkan exhibitor melakukan presentasi produk langsung kepada buyer internasional melalui konsep live commerce.
Isu keberlanjutan juga menjadi sorotan besar dalam penyelenggaraan tahun ini. Lewat program Sustainability Solutions Exchange (SSX), berbagai perusahaan dan startup mempresentasikan solusi eco-friendly packaging, circular economy, hingga teknologi hijau untuk industri makanan. Topik sustainability bahkan menjadi salah satu pembahasan utama dalam sesi IFEX Talks bersama pelaku industri, chef, dan eksportir yang membahas arah baru pasar makanan global yang kini semakin menuntut produk sehat dan ramah lingkungan.
Pembukaan IFEX Philippines 2026 turut mendapat perhatian dari pemerintah dan tokoh nasional Filipina. First Lady Liza Araneta-Marcos bahkan menjadi salah satu tamu pertama yang mengunjungi booth daerah Negros Occidental pada hari pembukaan. Kehadirannya dianggap sebagai simbol dukungan pemerintah terhadap pengembangan UMKM dan industri pangan nasional yang kini menjadi salah satu sektor penting penggerak ekspor Filipina.
Dengan skala peserta yang semakin besar, fokus kuat pada inovasi, serta dorongan ekspor yang semakin agresif, IFEX Philippines 2026 memperlihatkan bagaimana Filipina ingin tampil bukan sekadar sebagai produsen makanan tropis, tetapi juga sebagai pemain utama industri pangan Asia yang mampu bersaing di pasar global.

