(Business Lounge-Business Today) Ditengah kinerja yang baik dan berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp 362 milyar, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) mendapat kabar kurang baik dari salah satu pihak pemegang sahamnya. Firma private equity Eropa, CVC Capital Partners, menyatakan akan memangkas kepemilikan mereka di Matahari Department Store untuk menggalang dana bagi perusahaan sebesar $300 juta. Ini menjadi pelepasan saham kedua dalam waktu sekitar lima bulan.
Langkah ini diambil setelah CVC menangguk $214 juta dengan menjual sebagian saham di Matahari pada Maret lalu. Firma itu telah mendivestasikan saham Matahari yang bernilai sekitar $1,3 miliar pada tahun 2013.
Pada divestasi terkini, CVC berencana menjual saham Matahari di kisaran harga Rp13.900-Rp14.325 per lembar, atau diskon sebesar 4,5%-7,3% dari harga penutupan Selasa sebesar Rp15.000. Kesepakatan itu akan mengurangi kepemilikan CVC pada Matahari menjadi sekitar 17% dari sebelumnya yang mencapai 25%.
Keputusan CVC ini berbarengan dengan rencana untuk melepas saham pada operator TV kabel dan jaringan pita lebar PT Link Net Tbk yang berpeluang menjaring dana setidaknya $500 juta. Dalam proses penggalangan dana terakhir, CVC mengumpulkan $3,5 miliar. Pihak CVC sendiri menolak berkomentar dan menjadikan J.P.Morgan sebagai penasihat dalam penjualan sahamnya.
Pada mulanya, CVC membeli 80% saham Matahari pada April 2010 seharga $770 juta dari keluarga Riady, pemilik sebagian besar saham Matahari. Tahun lalu, CVC menjual hampir setengah kepemilikannya. Penjualan itu meningkatkan price-to-earnings Matahari hingga 27 kali laba.
Sebagai catatan saat ini Matahari memiliki 127 gerai di 62 kota di Indonesia, termasuk 2 gerai baru yang dibuka di Semester 1 2014, yaitu di Jakarta dan Sampit, dan juga telah melakukan perluasan gerai sepanjang semester 1 2014 di 3 gerainya di Jakarta, Magelang dan Malang.
Tania Febe/Journalist/VM/BL-wsj
Editor: Ruth Berliana
Image: Wikipedia

