(Business Lounge Journal – News & Insight)
Dalian, China — Amerika Serikat melihat Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) sebagai salah satu platform utama untuk menjalankan agenda ekonomi dan perdagangan pemerintahan Presiden Donald Trump. Melalui forum tersebut, Washington berupaya membentuk kebijakan ekonomi kawasan yang dinilai dapat memperkuat daya saing Amerika Serikat sekaligus membuka lebih banyak pasar bagi produk dan jasa AS.
Hal tersebut disampaikan Casey Mace, U.S. Senior Official to APEC, dalam press briefing mengenai partisipasi Amerika Serikat dalam rangkaian pertemuan APEC di Dalian, China. Mace mengatakan Amerika Serikat memandang APEC sebagai dimensi penting dari kebijakan perdagangan dan ekonomi “America First” Presiden Trump. Menurutnya, kebijakan tersebut telah diarahkan untuk meningkatkan ekspor AS ke kawasan Asia Pasifik sekaligus menarik investasi ke perekonomian Amerika Serikat.
APEC is a premier platform for the United States to shape economic policies in the region, bolster American competitiveness and open markets,” ujar Mace.
Dalam rangkaian Senior Official Meetings (SOM) ketiga APEC, Amerika Serikat mengirim lebih dari 100 peserta dan menurut Mace menjadi salah satu delegasi terbesar dari seluruh ekonomi anggota APEC. Delegasi tersebut terdiri atas perwakilan lintas lembaga pemerintah AS serta mitra dari sektor swasta.
Selama dua pekan pertemuan, Amerika Serikat juga memimpin sejumlah workshop yang mencerminkan prioritas ekonominya di kawasan. Salah satunya adalah workshop mengenai teknologi kelautan yang mendorong penggunaan teknologi AS untuk membantu pemerintah di kawasan menghadapi illegal, unreported and unregulated fishing serta persoalan sampah laut.
AS juga memimpin workshop mengenai perdagangan jasa yang diarahkan untuk membantu pemerintah mengurangi berbagai hambatan dan memperluas akses pasar bagi ekspor jasa digital Amerika.
Agenda lainnya menyangkut ketahanan rantai pasok dan upaya membuat perdagangan lebih lancar. Dalam workshop tersebut, AS membahas perdagangan tanpa kertas serta penggunaan dokumen perdagangan digital oleh otoritas kepabeanan agar proses perdagangan menjadi lebih efisien.
Sementara itu, workshop mengenai ketenagakerjaan diarahkan untuk mendorong pendekatan yang lebih harmonis terhadap praktik ketenagakerjaan di kawasan. Mace mengatakan terdapat praktik ketenagakerjaan di kawasan yang menurut standar AS belum memenuhi ketentuan Amerika dan kondisi tersebut dinilai dapat membuat pekerja AS menjadi kurang kompetitif.
Selain rangkaian workshop, Washington juga menyoroti hasil dari dua pertemuan tingkat menteri yang berlangsung selama rangkaian kegiatan APEC tersebut.
Pada Forestry Ministerial Meeting, AS memperoleh dukungan dari seluruh ekonomi anggota untuk meningkatkan perhatian terhadap persoalan illegal logging. Bagi AS, praktik pembalakan liar di kawasan dapat merugikan ekspor kayu dan lumber Amerika. Dukungan tersebut juga membuka jalan bagi usulan AS untuk mengadakan workshop bersama para ahli kebijakan dari seluruh ekonomi anggota mengenai cara menangani illegal logging secara lebih terkoordinasi dan agresif.
Sementara dalam Food Security Ministerial Meeting, AS memperoleh dukungan terhadap ekspor bioteknologi pertanian Amerika. Mace menyebut penggunaan teknologi berbasis sains dan bukti, termasuk artificial intelligence dan kemajuan agricultural biotechnology, sebagai salah satu fokus keterlibatan AS di sektor pertanian luar negeri.
Mace menegaskan bahwa keterlibatan Amerika Serikat di APEC tahun ini tetap konsisten dengan tahun-tahun sebelumnya. Washington, menurutnya, sejak awal tahun telah berkomitmen untuk berpartisipasi secara aktif dalam tahun kepemimpinan China. Bagi AS, keterlibatan tersebut bukan sekadar partisipasi dalam forum multilateral, tetapi juga sarana untuk mendorong kepentingan ekonomi Amerika.
Kami terus merasa bahwa APEC melayani kebijakan luar negeri dan perdagangan America First dengan baik,” kata Mace.
Ia menambahkan bahwa forum tersebut memberikan kesempatan bagi Amerika Serikat untuk membantu membentuk lingkungan bisnis, memperluas ekspor, dan mendukung sektor swasta AS di kawasan Asia Pasifik.
Menutup briefing, Mace kembali menegaskan posisi Washington bahwa APEC merupakan platform utama bagi Amerika Serikat untuk membentuk kebijakan, lingkungan bisnis dan regulasi di kawasan dengan tujuan membuka lebih banyak pasar bagi ekspor AS dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi perekonomian Amerika.
Menurut Mace, dukungan yang dibangun di antara para mitra APEC terhadap sejumlah prioritas AS menunjukkan bahwa keterlibatan Washington di forum tersebut telah menghasilkan kemajuan bagi kepentingan ekonomi Amerika Serikat.

