Pemandangan Pantai Air Manis/ Sonang Elyas

Pantai Air Manis

(Business Lounge – Travel) – Masih ingat legenda Malin Kundang, anak durhaka yang dikutuk jadi batu oleh ibunya? Pantai Air Manis di Padang, Sumatera Barat, terdapat batu yang dianggap sebagai bukti adanya legenda tersebut.  Alkisah, seorang anak bernama Malin Kundang pergi merantau untuk meringankan beban ibunya. Selama perjalanannya mengarungi lautan, kapal yang ditumpanginya sempat dirampas bajak laut. Namun Malin berhasil selamat, dan kembali bekerja keras di sekitar pantai tempatnya terdampar. Beranjak dewasa, Malin pun kembali ke desa asalnya. Tapi saat ibunya menyambut, Malin tak mengakui wanita tua itu adalah ibunya. Konon sang Ibu pun mengutuk Malin jadi batu, yang saat ini, bisa lihat di Pantai Air Manis.

Malin Kundang yang dikutuk oleh ibunya menjadi batu/ Sonang Elyas
Malin Kundang yang dikutuk oleh ibunya menjadi batu/ Sonang Elyas

Pantai Air Manis menjadi lokasi wisata favorit yang ada di kota Padang. Akses menuju kawasan wisata tersebut melewati sebuah bukit. Pantai ini berlokasi di Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat. Ini adalah salah satu tempat favorit turis di Padang, tentu saja untuk melihat batu mirip lelaki sedang bersujud. Konon itulah Malin Kundang, si anak durhaka yang dikutuk oleh ibunya.

Akses menuju Pantai Air Manis pun agak sedikit curam karena melewati bebrapa tanjakan dan tikungan tajam yang juga didukung sempitnya jalanan. Pantai ini memiliki pasir berwarna coklat keputih-putihan serta bibir pantai yang lebar sehingga lokasi ini sangat cocok untuk rekreasi, surfing ataunpun hanya bermain ombak saja. Pantai Air Manis yang terletak di Kecamatan Padang Selatan tersebut, bisa ditempuh dengan perjalanan darat sekitar 30 menit dari pusat kota. Penduduk lokal di pulau ini sebagian besar petani dan nelayan.

Pantai Air Manis berkaitan erat dengan legenda Malin Kundang di Sumatera Barat. Malin Kundang adalah karakter dalam dongeng yang berubah menjadi batu bersama-sama dengan kapalnya, setelah durhaka kepada ibunya. Di tepi Pantai Air Manis, terdapat batu Malin Kundang dan beberapa perlengkapan kapalnya, yang juga berubah menjadi batu. Berdasarkan cerita, Malin Kundang dikutuk oleh ibunya karena menolak untuk mengakui ibunya setelah bepergian ke daerah lain dan menjadi kaya. Percaya tidak percaya ketika menyaksikan secara langsung prasasti batu Malin Kundang seolah membuat kita berpikir hal tersebut adalah kisah nyata.

Berikut beberapa visual tentang prasasti batu Malin Kundang di Pantai Air Manis, Padang :

Tampak lebar kapal Malin Kundang yang turut berubah menjadi batu/ Sonang Elyas
Tampak lebar kapal Malin Kundang yang turut berubah menjadi batu/ Sonang Elyas
Tangga tali kapal Malin Kundang yang menjadi batu/ Sonang Elyas
Tangga tali kapal Malin Kundang yang menjadi batu/ Sonang Elyas
Sebuah drum dari pecahan kapal Malin Kundang/ Sonang Elyas
Sebuah drum dari pecahan kapal Malin Kundang/ Sonang Elyas
Gulungan tali kapal Malin Kundang yang turut menjadi batu/ Sonang Elyas
Gulungan tali kapal Malin Kundang yang turut menjadi batu/ Sonang Elyas

Sonang Elyas/Journalist/VM/BL
Editor: Iin Caratri