Ratusan Anak-anak AS Dirawat Karena Virus Pernapasan Akut

(Business Lounge – News & Insight) Virus pernapasan yang langka kini sedang menyerang ratusan anak-anak di seluruh AS mengakibatkan mereka harus dirawat dan kemungkinannya, kasus ini akan terus bertambah, demikian dilansir oleh theguardian. Virus ini bernama enterovirus, EV-D68, yang diyakini dapat menyebabkan wabah dan dapat menyebabkan penyakit pernafasan parah. Kasus ini memang telah dilaporkan pada bulan lalu melanda dua belas negara bagian di Amerika Barat Tengah dan menyebabkan anak-anak harus dirawat intensif oleh karena gangguan pernafasan akut. Bahkan hampir 500 anak-anak telah dirawat di satu rumah sakit saja, Children’s Mercy di Kansas City, Missouri. Sedangkan di Denver, lebih dari 900 anak-anak dirawat karena penyakit pernapasan parah di Rumah Sakit Anak Colorado. Namun apakah ini berkaitan dengan virus EV-D68 masih membutuhkan pembuktian.

Pada umumnya enterovirus tidak memerlukan perawatan di rumah sakit. Tetapi EV-D68, yang pertama kali tercatat di California pada tahun 1962, dapat menyebabkan berbagai jenis penyakit pernafasan dari yang ringan hingga berat. Seperti di Kansas juga di Chicago. Penyebaran virus ini diduga melalui bersin dan dapat menyerang mulai bayi, anak-anak hingga remaja.

Dari pelaporan yang ada lebih dari setengah anak-anak yang dirawat di rumah sakit berkaitan dengan wabah ini memang sudah memiliki riwayat asma atau sulit bernapas lainnya.

Negara lainnya yang juga melaporkan kasus ini adalah Colorado, North Carolina, Georgia, Ohio, Iowa, Illinois, Missouri, Kansas, Oklahoma, dan Kentucky. Anne Schuchat, seorang dokter dari US National Center untuk Imunisasi dan Penyakit Pernapasan menghimbau semua orang tua untuk segera melaporkan jika mendapati anak-anak mereka mengalami kesulitan bernapas. Dia juga mendesak petugas medis untuk segera melakukan uji laboratorium jika penyebab penyakit pernafasan tidak jelas. Salah satu yang akan mengurangi resiko infeksi adalah dengan sering mencuci tangan dan menjaga kebersihan.

Selain itu, orang tua yang memiliki anak dengan asma untuk memastikan mereka mengambil obat asma secara teratur.

Virus EV-D68

Enterovirus 68 pertama muncul di California pada tahun 1962 dan dianggap langka. Sejak penemuannya pada tahun 1962, EV-D68 digambarkan sebagian besar secara sporadis, dalam kasus-kasus terisolasi. Namun pernah juga dilaporkan mewabah antara tahun 2005 dan 2011 di Filipina, Jepang, Belanda, Georgia, Pennsylvania dan Arizona.

EV-D68 hampir secara eksklusif menyebabkan penyakit pernapasan dengan gejala sakit tenggorokan, pilek, batuk, kesulitan bernapas seperti pada pneumonia hingga gagal napas. Semua enterovirus dapat menyebabkan ruam kulit variabel, sakit perut dan buang-buang air. Belum ada pengobatan yang spesifik juga vaksin.

uthe/Journalist/VMN/BL

Image: youtube

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x