(Business Lounge – Global News) Nancy Dubuc, mantan CEO Vice Media, kembali ke dunia industri media dengan sebuah tujuan baru: mendukung dan mengembangkan olahraga wanita. Setelah sukses besar di Vice, di mana ia memimpin perusahaan media tersebut menjadi salah satu nama terbesar di industri hiburan, Dubuc kini mengalihkan fokusnya pada dunia olahraga wanita melalui peran barunya di Togethxr, sebuah perusahaan yang didirikan oleh para pemimpin industri media untuk mengeksploitasi potensi pertumbuhan olahraga wanita.
Togethxr bertujuan untuk memanfaatkan minat yang semakin berkembang terhadap olahraga wanita, menciptakan platform yang tidak hanya menyajikan pertandingan, tetapi juga berfokus pada cerita dan narasi di balik atlet wanita. Variety melaporkan bahwa perusahaan ini bertujuan untuk mendobrak batasan tradisional yang ada dalam media olahraga, memberikan sorotan yang lebih besar pada atlet wanita, dan mengubah cara masyarakat melihat olahraga wanita secara keseluruhan.
Olahraga wanita telah lama mendapatkan perhatian yang lebih sedikit dibandingkan dengan olahraga pria, meskipun potensi dan kualitas yang ditawarkan tidak kalah menarik. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, minat terhadap olahraga wanita semakin meningkat. Keberhasilan tim seperti tim sepak bola wanita Amerika Serikat, yang memenangkan beberapa gelar Piala Dunia, serta peningkatan jumlah penonton di liga olahraga wanita, menunjukkan bahwa ada pasar yang berkembang pesat untuk olahraga wanita.
Sebagai seorang veteran media, Dubuc melihat ini sebagai peluang besar. Dalam wawancara dengan The New York Times, Dubuc mengungkapkan bahwa ia ingin menciptakan platform yang lebih inklusif dan adil untuk atlet wanita, yang selama ini sering kali dipandang sebelah mata dalam industri olahraga. “Kami ingin membawa olahraga wanita ke level yang setara dengan olahraga pria, baik dari segi kualitas tayangan maupun apresiasi penonton,” kata Dubuc.
Dengan menggunakan pengalamannya dalam mengelola perusahaan media besar seperti Vice, Dubuc berharap dapat membawa perspektif baru dalam cara media menyajikan olahraga. Togethxr akan fokus pada penyajian konten yang tidak hanya menampilkan pertandingan, tetapi juga kisah-kisah inspiratif tentang perjuangan, prestasi, dan tantangan yang dihadapi oleh atlet wanita dalam karier mereka.
Togethxr bukan hanya sebuah perusahaan media biasa, tetapi juga sebuah gerakan untuk mengubah cara dunia memandang olahraga wanita. Forbes melaporkan bahwa perusahaan ini berencana untuk membuat perubahan besar dengan menantang struktur yang ada dalam penyiaran olahraga, yang telah lama didominasi oleh media yang lebih fokus pada olahraga pria.
Perusahaan ini bertujuan untuk menarik perhatian sponsor dan pemirsa yang lebih luas, dengan menawarkan pendekatan yang lebih segar dalam menampilkan olahraga wanita. Melalui konten digital, media sosial, dan platform streaming, Togethxr berharap dapat menjangkau audiens global yang lebih besar, serta memberikan ruang bagi atlet wanita untuk berbicara tentang perjuangan mereka di luar arena pertandingan.
Salah satu aspek penting dari Togethxr adalah kemitraan strategis dengan berbagai organisasi olahraga dan atlet wanita terkemuka. The Guardian menyebutkan bahwa perusahaan ini berencana untuk bekerja sama dengan berbagai liga olahraga wanita dan federasi internasional untuk memastikan bahwa mereka dapat menawarkan tayangan dan liputan yang lebih lengkap serta menarik.
Meskipun pasar olahraga wanita tumbuh dengan pesat, masih ada tantangan besar yang harus dihadapi. Salah satunya adalah ketidaksetaraan dalam hal pendanaan dan dukungan media. Olahraga wanita, meskipun memiliki penggemar yang setia, masih sering kali dianggap sebagai “olahraga kedua” dibandingkan dengan olahraga pria yang mendapat sorotan lebih besar dalam hal sponsor, siaran televisi, dan liputan media.
Namun, dengan adanya perusahaan seperti Togethxr, perubahan perlahan mulai terlihat. Business Insider melaporkan bahwa semakin banyak investor yang mulai melihat potensi besar dalam olahraga wanita, baik dari sisi hiburan maupun sisi komersial. Dengan meningkatnya kesadaran akan ketidaksetaraan ini, perusahaan seperti Togethxr dapat memanfaatkan momen ini untuk menarik perhatian dan membuktikan bahwa olahraga wanita memiliki nilai yang sangat tinggi di pasar.
Togethxr juga melihat peluang besar dalam bidang pemasaran dan sponsornya. Berbagai merek yang ingin menunjukkan komitmen mereka terhadap kesetaraan gender mulai melirik olahraga wanita sebagai media yang cocok untuk memperkuat citra merek mereka. Hal ini memberi kesempatan bagi Togethxr untuk mengembangkan sumber pendapatan tambahan dan memastikan bahwa mereka dapat tetap berkelanjutan dalam jangka panjang.
Di luar dari sekedar menciptakan konten media, Dubuc dan Togethxr juga berfokus untuk membangun komunitas penggemar olahraga wanita yang lebih solid. TechCrunch melaporkan bahwa mereka berencana untuk memanfaatkan teknologi dan platform media sosial untuk menghubungkan penggemar dengan atlet dan acara olahraga. Tujuannya adalah untuk menciptakan hubungan yang lebih personal antara atlet dan penggemar, memberikan lebih banyak ruang bagi penggemar untuk terlibat dalam diskusi dan mendukung atlet wanita yang mereka cintai.
Dengan pendekatan ini, Togethxr berharap dapat menciptakan ekosistem yang tidak hanya fokus pada olahraga, tetapi juga pada pemberdayaan perempuan dan pemberian suara kepada mereka yang telah lama terpinggirkan dalam industri olahraga. Inisiatif ini tidak hanya penting bagi para atlet wanita, tetapi juga untuk para penggemar yang ingin melihat lebih banyak representasi wanita dalam dunia olahraga profesional.
Sebagai CEO yang memiliki pengalaman panjang dalam memimpin media besar, Nancy Dubuc diharapkan dapat membawa visi dan strategi yang kuat untuk mengembangkan Togethxr menjadi perusahaan media yang mengubah lanskap olahraga wanita. Bloomberg mencatat bahwa Dubuc memiliki rekam jejak yang sangat mengesankan dalam mengelola perusahaan media besar, yang menunjukkan bahwa dia memiliki kemampuan untuk membangun dan mengembangkan perusahaan dengan pendekatan yang inovatif dan adaptif.
Dengan rekam jejaknya yang sukses di Vice, Dubuc tahu betul bagaimana caranya memanfaatkan teknologi dan tren media baru untuk menarik perhatian audiens muda dan beragam. Dengan pengalaman ini, Dubuc berambisi membawa Togethxr untuk menjadi pemimpin dalam penyajian olahraga wanita yang lebih modern dan menarik bagi berbagai kalangan.

