(Business Lounge – Global News) United Airlines sedang mengambil taruhan besar terhadap perubahan cara orang Amerika memilih destinasi liburan. Alih-alih hanya menambah penerbangan ke kota-kota besar seperti London, Paris atau Roma, maskapai ini justru memburu tempat yang lebih spesifik, lebih unik, dan semakin populer di media sosial. Marseille, Ibiza, Valencia, Ljubljana, Sardinia, Sisilia, Terceira hingga Okinawa masuk dalam ekspansi internasional terbesar dalam sejarah United. The Wall Street Journal menyebut strategi tersebut sebagai upaya menangkap wisatawan yang mencari pengalaman baru dan destinasi yang terlihat menarik di media sosial.
Perubahan ini menunjukkan bahwa inspirasi perjalanan kini ikut menentukan strategi maskapai.
United akan menambahkan 10 kota internasional baru pada 2027, dengan delapan di antaranya tidak memiliki penerbangan nonstop dari maskapai Amerika Serikat lainnya. Menurut pengumuman resmi United, jaringan baru tersebut mencakup Okinawa di Jepang, Toulouse dan Marseille di Prancis, Luxembourg City, Ibiza dan Valencia di Spanyol, Terceira di Azores, Ljubljana di Slovenia, serta Olbia di Sardinia dan Catania di Sisilia. Beberapa rute akan dimulai pada musim semi 2027 dan sebagian besar bersifat musiman.
Yang menarik adalah karakter destinasi yang dipilih. Ibiza memiliki reputasi sebagai pusat pesta dan kehidupan malam, Marseille menjadi pintu menuju Provence dan pesisir Mediterania, sementara Valencia menawarkan kombinasi pantai, arsitektur dan kuliner. Sardinia dan Sisilia menawarkan lanskap serta pengalaman Italia yang berbeda dari Roma atau Milan. Ljubljana memberikan alternatif bagi wisatawan yang sudah mengenal kota-kota besar Eropa Barat.
United tidak hanya mengikuti tren wisata, tetapi berusaha menciptakannya.
Dalam satu dekade terakhir, United telah menambahkan hampir 60 destinasi internasional ke dalam jaringan penerbangannya. Strategi ini berbeda dari pendekatan tradisional maskapai yang biasanya memprioritaskan rute dengan volume penumpang yang sudah terbukti besar. United justru mencoba menemukan kota yang memiliki permintaan potensial tetapi belum mendapatkan koneksi langsung dari Amerika Serikat. The Wall Street Journal melaporkan bahwa Patrick Quayle, eksekutif perencanaan jaringan global United, melihat destinasi seperti Ljubljana sebagai kota yang sebenarnya menarik bagi wisatawan berpengalaman tetapi selama ini sulit dicapai secara langsung.
Di sinilah media sosial bertemu dengan strategi jaringan penerbangan.
Foto Ibiza, jalan-jalan tua Ljubljana, pantai Sardinia atau lanskap Okinawa dapat membuat destinasi yang sebelumnya berada di luar radar wisatawan Amerika tiba-tiba menjadi populer. Maskapai kemudian memiliki kesempatan untuk mengubah ketertarikan tersebut menjadi permintaan tiket. Begitu koneksi langsung tersedia, perjalanan menjadi lebih sederhana dan hambatan psikologis untuk mengunjungi destinasi yang kurang dikenal ikut berkurang.
Fenomena tersebut memperlihatkan perubahan penting dalam industri perjalanan. Wisatawan tidak selalu mencari negara terlebih dahulu, kemudian memilih kota. Banyak keputusan sekarang dimulai dari pengalaman yang terlihat menarik: sebuah pantai, restoran, festival, kawasan bersejarah, atau pemandangan yang beredar di media sosial. Maskapai yang mampu membaca perubahan tersebut lebih cepat dapat membuka rute sebelum destinasi mencapai tingkat kejenuhan yang terjadi di kota-kota wisata utama.
Namun, ekspansi sebesar ini membutuhkan permintaan yang benar-benar kuat.
United mengatakan permintaan perjalanan internasional masih sangat kuat. Scott Kirby, CEO United, mengatakan kepada Reuters bahwa permintaan perjalanan tetap solid meskipun harga tiket meningkat dan kondisi ekonomi global menghadapi ketidakpastian. Reuters melaporkan bahwa harga tiket pesawat di Amerika Serikat naik 25,5% secara tahunan pada Juli 2026, tetapi United belum melihat penurunan berarti dalam permintaan perjalanan.
Kondisi tersebut memberikan ruang bagi maskapai untuk berani menambah kapasitas. Bahkan, musim perjalanan internasional yang sebelumnya sangat terkonsentrasi pada musim panas kini mulai memanjang hingga September dan Oktober. Bagi United, tren tersebut membuat penerbangan ke destinasi musiman seperti Ibiza atau Sardinia memiliki peluang lebih besar untuk menghasilkan pendapatan dalam periode yang lebih panjang.
Pesawat baru menjadi bagian penting dari strategi tersebut.
United akan menggunakan Airbus A321XLR untuk sejumlah rute baru. Pesawat lorong tunggal tersebut dirancang untuk penerbangan jarak jauh dengan biaya operasi yang lebih rendah dibandingkan pesawat berbadan lebar. United menyebut A321XLR akan memainkan peran penting dalam ekspansi berikutnya, termasuk penerbangan Newark–Ibiza, Newark–Marseille, Newark–Valencia, Newark–Luxembourg dan Washington Dulles–Toulouse.
Bagi maskapai, kemampuan seperti ini sangat penting. Rute ke kota sekunder mungkin tidak memiliki permintaan cukup besar untuk mengisi pesawat berbadan lebar setiap hari. A321XLR memungkinkan maskapai menawarkan penerbangan langsung menggunakan pesawat yang lebih kecil tetapi memiliki jarak jelajah jauh. Model tersebut membuka lebih banyak kemungkinan untuk menghubungkan kota Amerika dengan destinasi Eropa yang sebelumnya terlalu kecil untuk dilayani secara nonstop.
Pesawat yang lebih fleksibel membuat peta penerbangan menjadi semakin terfragmentasi.
United juga tidak sendirian dalam mengejar pasar tersebut. Delta telah memperluas penerbangan ke Sardinia dan Malta, sementara American Airlines menambah Budapest dan Praha. Persaingan tersebut menunjukkan bahwa maskapai Amerika melihat perjalanan internasional sebagai salah satu sumber pertumbuhan paling menarik. The Wall Street Journal mencatat bahwa United telah mengembangkan jaringan internasional secara agresif selama bertahun-tahun dan ingin mempertahankan keunggulannya atas pesaing domestik.
Bagi destinasi, kedatangan penerbangan nonstop dari Amerika Serikat juga memiliki dampak ekonomi yang besar. Wisatawan Amerika umumnya merupakan pasar dengan daya beli tinggi, terutama untuk hotel, restoran, pengalaman wisata dan belanja. Karena itu, sebuah penerbangan langsung bukan hanya membuka akses wisatawan, tetapi dapat mengubah profil ekonomi sebuah destinasi.
Ibiza memberikan contoh menarik. Mulai 31 Mei 2027, United akan mengoperasikan penerbangan langsung Newark–Ibiza empat kali seminggu selama musim panas. Ini merupakan koneksi nonstop pertama antara Ibiza dan Amerika Serikat.
Rute baru tersebut pada dasarnya menciptakan pasar baru bagi kedua sisi.
Bagi United, tantangannya adalah memastikan tren perjalanan tidak hanya menghasilkan antusiasme sesaat. Destinasi yang viral dapat mengalami lonjakan permintaan dengan cepat, tetapi juga dapat kehilangan perhatian dengan cepat. Karena itu, kemampuan maskapai mengatur frekuensi, musim operasi dan jenis pesawat akan menentukan apakah sebuah rute dapat bertahan secara ekonomi.
Pada akhirnya, strategi United menunjukkan bahwa masa depan penerbangan internasional mungkin tidak lagi hanya ditentukan oleh kota-kota terbesar dunia. Maskapai mulai mencari tempat-tempat yang memiliki cerita, visual, pengalaman dan daya tarik khusus bagi wisatawan. Dengan pesawat seperti A321XLR, semakin banyak kota kecil dan destinasi sekunder dapat masuk ke jaringan global.
Dan bagi wisatawan Amerika, dunia terasa semakin dekat.
United tidak sekadar menambahkan penerbangan. Maskapai ini sedang mencoba mengubah daftar destinasi yang dianggap layak dikunjungi oleh pasar Amerika. Ketika sebuah kota yang sebelumnya sulit dijangkau tiba-tiba memiliki penerbangan nonstop, perjalanan yang dulu terasa rumit menjadi pilihan akhir pekan atau liburan biasa. Dalam persaingan berikutnya, maskapai yang mampu menemukan destinasi sebelum menjadi arus utama bisa menjadi pihak yang paling diuntungkan.

