(Business Lounge Journal – Tech)
Perusahaan teknologi asal Jepang, Hitachi, semakin serius mengembangkan physical artificial intelligence (AI fisik) — kecerdasan buatan yang digunakan untuk mengendalikan robot dan peralatan industri secara langsung di dunia nyata. Berbeda dengan AI generatif yang menghasilkan teks atau gambar, physical AI bekerja di lantai pabrik, jalur produksi, hingga sistem transportasi, mengambil keputusan berbasis data secara real-time.
Dalam pengembangannya, Hitachi menggabungkan berbagai open models AI dengan data industri yang telah mereka kumpulkan selama puluhan tahun dari berbagai lini bisnis. Pendekatan ini memungkinkan terciptanya sistem yang canggih sekaligus aman.

Apa Itu Open Models AI?
Open models AI adalah model kecerdasan buatan yang arsitektur, bobot model, atau kode dasarnya tersedia secara terbuka untuk publik atau komunitas pengembang. Artinya, perusahaan atau peneliti dapat mengakses, memodifikasi, serta melatih ulang model tersebut sesuai kebutuhan spesifik mereka.
Berbeda dengan model tertutup (proprietary models) yang hanya bisa digunakan melalui layanan tertentu, open models memberi fleksibilitas lebih besar. Perusahaan dapat:
- Menyesuaikan model dengan data internal mereka
- Mengontrol penuh keamanan dan privasi data
- Mengoptimalkan performa sesuai kebutuhan industri tertentu
- Mengurangi ketergantungan pada satu penyedia teknologi
Dalam konteks Hitachi, open models tidak digunakan begitu saja. Model-model tersebut dikombinasikan dan disesuaikan dengan data operasional mesin, sistem kontrol, serta standar keselamatan industri yang sangat ketat. Hasilnya adalah AI yang bukan hanya pintar, tetapi juga dapat dipercaya untuk mengendalikan sistem fisik.
Kolaborasi dengan Daikin Industries
Implementasi nyata terlihat dari kerja sama dengan Daikin Industries, produsen sistem pendingin udara terkemuka Jepang. Keduanya mengembangkan alat diagnostik berbasis AI untuk peralatan produksi pendingin udara industri.
AI ini mampu menganalisis pola getaran, suhu, dan performa mesin untuk mendeteksi potensi kerusakan sebelum terjadi kegagalan besar. Dengan pendekatan prediktif ini, perusahaan dapat menekan biaya perawatan sekaligus menjaga kelancaran produksi.
Dukungan untuk Infrastruktur JR East
Hasil positif juga terlihat dalam kolaborasi dengan JR East, operator kereta terbesar di Jepang bagian timur. Dalam sektor transportasi, physical AI membantu memantau kondisi peralatan, meningkatkan efisiensi pemeliharaan, serta mendukung sistem kontrol agar lebih responsif dan aman.
Di industri seperti perkeretaapian, keandalan adalah segalanya. Karena itu, Hitachi menekankan pentingnya integrasi AI yang tetap dapat diaudit dan dikendalikan manusia.
Menuju Era Otomatisasi Cerdas
Keunggulan Hitachi terletak pada kombinasi pengalaman panjang dalam kontrol mesin dan akumulasi data lintas sektor — mulai dari manufaktur hingga transportasi. Dengan memanfaatkan open models AI sebagai fondasi yang fleksibel, lalu memperkuatnya dengan data dan standar keselamatan tinggi, perusahaan ini membangun sistem AI industri yang adaptif sekaligus stabil.
Langkah ini menandai babak baru dalam transformasi industri Jepang: dari otomatisasi konvensional menuju ekosistem mesin cerdas yang mampu belajar, menganalisis, dan bertindak secara mandiri — namun tetap dalam kendali manusia.

