(Business Lounge Journal – News, Automotive)
Mobil listrik tidak lagi identik dengan kendaraan mahal. Di Vietnam, TMT Motors tengah menyiapkan sebuah mobil listrik mungil dua penumpang yang menarik perhatian karena harganya diperkirakan hanya sekitar US$5.650 atau setara Rp90 jutaan. Dengan banderol tersebut, kendaraan ini bahkan berada di kisaran harga sepeda motor premium di pasar Vietnam.
Mobil tersebut adalah Nano S05, kendaraan listrik berukuran sangat kompak yang dirancang khusus untuk kebutuhan mobilitas perkotaan. TMT Motors, distributor kendaraan listrik Wuling di Vietnam, berencana memproduksi dan merakit model ini secara lokal. Harga awal yang diumumkan berada di kisaran VND 148 juta atau sekitar US$5.620. Jika terealisasi, Nano S05 berpotensi menjadi salah satu mobil listrik termurah, bahkan mobil termurah, di pasar Vietnam.
Dirancang untuk Kota yang Padat
Konsep Nano S05 sangat berbeda dari mobil listrik konvensional. Kendaraan ini hanya memiliki dua tempat duduk, bodi mungil, serta dimensi yang dirancang agar mudah bermanuver di jalan-jalan sempit dan kawasan perkotaan yang padat.
Model ini memiliki panjang sekitar 2,28 meter dan lebar 1,29 meter. Ukurannya yang kecil membuatnya lebih mudah diparkir dibandingkan dengan mobil pada umumnya. Karena itu, Nano S05 terutama ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan praktis untuk perjalanan harian di dalam kota, bukan untuk perjalanan jauh bersama keluarga.
Dengan konfigurasi tersebut, TMT Motors tampaknya ingin menawarkan alternatif di antara sepeda motor dan mobil. Pengguna mendapatkan perlindungan dan kenyamanan sebuah mobil, tetapi tetap memperoleh kepraktisan kendaraan berukuran kecil.
Bisa Diisi di Rumah
Salah satu fitur yang menarik adalah opsi baterai yang dapat dilepas. Baterai tersebut dapat dilepas dari kendaraan dan diisi menggunakan listrik rumah tangga 220 volt.
Fitur ini menjadi penting di Vietnam karena infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik masih terus berkembang. TMT Motors sendiri berencana memperluas jaringan pengisian daya dengan ribuan unit charger di berbagai wilayah. Perusahaan menargetkan sekitar 2.100 unit charger pada 2026, termasuk di Hanoi dan Ho Chi Minh City.
Untuk varian baterai tetap, Nano S05 disebut memiliki jarak tempuh sekitar 120 kilometer. Sementara varian dengan baterai yang dapat dilepas menawarkan pilihan jarak tempuh sekitar 75 hingga 150 kilometer, tergantung pada konfigurasi. Kecepatan maksimumnya mencapai sekitar 85 km/jam.
Tantangan Menggeser Sepeda Motor
Kehadiran Nano S05 menunjukkan bahwa persaingan kendaraan listrik di Vietnam mulai bergerak ke segmen yang sangat terjangkau. Negara tersebut memiliki jumlah sepeda motor yang sangat besar, sehingga mobil listrik mungil harus menawarkan alasan kuat bagi konsumen untuk beralih.
Harga menjadi salah satu senjata utamanya. Dengan banderol sekitar US$5.650, Nano S05 berada pada level yang jauh lebih dekat dengan harga sepeda motor premium dibandingkan dengan harga mobil konvensional.
Namun, hanya waktu yang akan membuktikan apakah konsumen Vietnam siap mengganti sepeda motor dengan mobil listrik dua penumpang. Jika strategi TMT Motors berhasil, Nano S05 dapat membuka kategori baru: mobil listrik murah untuk perjalanan perkotaan sehari-hari, sekaligus mempercepat adopsi kendaraan listrik di pasar Asia Tenggara.

