(Business Lounge – Empower People) Keberhasilan Nanda Widya dalam membawa PT Metropolitan Land Tbk (atau yang biasa dikenal dengan Metland) kepada kesuksesan tidak terlepas dari sumber daya manusia yang berkualitas. Karena itu, Direktur Utama Metland ini berpendapat bahwa untuk jangka panjang kebutuhan tenaga kerja yang berkualitas akan menjadi sangat penting sekali.
“Pertumbuhan perusahaan sangat terkait dengan karyawan yang ada, apakah karyawan itu memiliki kemampuan atau tidak,” demikian pernyataan Nanda kepada businesslounge.co, Vibiz Media Network. Karena itu sebuah strategi pun diterapkan sejak dua tahun yang lalu untuk mendapatkan tenaga-tenaga muda yang berkualitas.
Bagaimana mendapatkannya? Dengan mendidik para tenaga muda tersebut selama 3 bulan sebelum mereka benar-benar diterjunkan ke medan pekerjaan. Dengan demikian diharapkan para tenaga muda tersebut menjadi tenaga yang potensial untuk dapat dipakai pada jangka panjang demi keberhasilan perusahaan.
Pemimpin yang Menjalin Komunikasi
Nanda Widya menjabarkan bahwa sangat penting untuk dapat sesering mungkin berkomunikasi, “Penting untuk sering berkomunikasi dengan seluruh lapisan baik ke bawah, ke samping, ke atas dan yang penting bahwa kita berkomunikasi dengan baik.” Pria yang senang mengenakan pakaian putih ini menyadari benar bahwa dengan berkomunikasi ia akan dapat mengetahui dengan cepat apa yang terjadi di perusahaan.
Baginya, gaya kepemimpinan demokrasi adalah gaya kepemimpinan yang terbaik, walaupun tidak menutup kemungkinan bahwa gaya otoriter dapat dipakai sewaktu-waktu. Tetapi Nanda berpendapat bahwa kombinasi gaya kepemimpinan yang demokrasi disertai dengan gaya otoriter merupakan kombinasi yang baik. “Tidak ada orang yang harus selalu otoriter. Perpaduan akan membuat leadership menjadi lebih menarik,” demikian Nanda berujar.
Salah satu hal yang juga ia kemukakan adalah bahwa apabila seorang pemimpin dapat berkomunikasi hingga pada mereka yang berada pada lapisan bawah, maka karyawan pun akan merasa mendapatkan apresiasi yang tinggi dari para pimpinannya.
uthe/VMN/BL/Journalist
Editor: Ruth Berliana