GrabTaxi Dapat Dana Lebih Dari $800 juta

(Business Lounge – Business Insight)-Semangat baru memenuhi pihak internal perusahaan aplikasi pemesanan taksi, GrabTaxi. Mereka baru saja mendapatkan dana dalam jumlah besar untuk menambah modal sebesar $250 juta dari Softbank, raksasa telekomunikasi dan Internet Jepang. GrabTaxi sendiri adalah perusahaan aplikasi pemesanan taksi yang dikembangkan oleh perusahaan Singapura.

Bila ditelisik lebih jauh maka kesepakatan itu terlaksana setelah SoftBank terlebih dahulu telah menanamkan modal lebih dari $800 juta di dua perusahaan rintisan India, Snapdeal.com dan Ola Cabs. Sebagai informasi, Ola Cabs merupakan perusahaan yang bergerak di sektor pemesanan taksi juga.

Sementara dilihat dari sejarah, GrabTaxi berdiri pada tahun 2012 dan telah beroperasi di 17 kota di Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Mengingat GrabTaxi maka kita pasti langsung ingat Uber yang memproklamirkan diri sebagai perusahaan teknologi yang menghubungkan sopir dan penumpang.

GrabTaxi beroperasi sebagai aplikasi pemesanan taksi pihak ketiga yang memungkinkan para penumpang memesan taksi terdekat, yang tidak hanya bergantung kepada satu atau dua operator saja

Saat ini GrabTaxi mengklaim sudah mengantongi total unduhan sebanyak 2,5 juta kali, 500.000 pengguna aktif, dan 50.000 sopir. Untuk masalah pendanaan sendiri, Direktur utama, Anthony Tan menyatakan sudah berhasil mengumpulkan dana sebesar $340 juta.

Seperti yang dirilis oleh The Wall Street Journal, Tan mengatakan bahwa perusahaan akan memanfaatkan dana tersebut untuk terus memfokuskan bisnisnya di Asia Tenggara. Tan juga mengatakan bahwa GrabTaxi selalu erat bekerja sama dengan regulator. GrabTaxi percaya “kerja sama dengan regulator lebih produktif demi bertujuan memperbaiki industri secara keseluruhan,” ujarnya.

Pada mulanya ide untuk membangun perusahaan ini muncul saat Tan kuliah di Harvard Business School. Tan tak menyangka kini perusahaannya itu menghasilkan keuntungan yang cukup besar di sejumlah negara dan bahkan pada Oktober lalu Grab Taxi juga turut serta berinvestasi untuk Yahoo dan Alibaba.

 

Febe/Journalist/VMN/BL

Editor: Tania Tobing

Image: GrabTaxi