(Business Lounge Journal – News and Insight)
Hubungan Indonesia dan Austria memiliki peluang untuk berkembang lebih luas, tidak hanya dalam bidang perdagangan dan investasi, tetapi juga melalui kerja sama kebudayaan, dialog antaragama, serta hubungan antarmasyarakat (people-to-people contacts). Komitmen tersebut menjadi salah satu prioritas Alexander Rieger, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Designate Resident Republik Austria untuk Republik Indonesia, dalam menjalankan penugasan diplomatiknya di Indonesia.
Alexander Rieger secara resmi memulai penugasan diplomatiknya setelah menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam upacara di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/11/2026). Pada kesempatan tersebut, Presiden menerima surat kepercayaan dari total 11 Duta Besar LBBP Designate Resident negara sahabat.
Bagi Rieger, Indonesia bukanlah negara yang asing. Sebelum penugasan ini, ia telah menghabiskan enam tahun terakhir menangani dialog antarbudaya dan antaragama, yang salah satu hubungan terkuatnya adalah dengan Indonesia.
First of all, I bring the greetings from the people of Austria to the people of Indonesia. It’s a great pleasure to be here,” ujar Rieger dalam wawancara di Istana Merdeka.
Ia menegaskan bahwa kedatangannya ke Indonesia bukan sebagai orang asing yang baru mengenal negara ini, melainkan sebagai seorang sahabat yang ingin melanjutkan hubungan yang telah terbangun.
So I don’t come as a stranger, I come as a friend here,” ungkapnya.
Dengan latar belakang tersebut, Rieger ingin memperluas hubungan antarmasyarakat, meningkatkan kerja sama kebudayaan, serta mendorong kedua negara untuk terus belajar satu sama lain. Di samping itu, penguatan hubungan bisnis juga menjadi salah satu agenda penting selama masa tugasnya.
Salah satu peluang besar yang dinantikan adalah penandatanganan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA). Sebagai negara anggota Uni Eropa, Austria melihat perjanjian tersebut sebagai momentum yang dapat memberikan dorongan baru bagi hubungan ekonomi Indonesia dengan negara-negara Eropa.
We are hoping very much that soon we will have the EU-Indonesia CEPA signed, and we are very much hoping that this will provide a strong boost to bring our countries closer together in the field of business,” jelasnya.
Harapan tersebut juga sejalan dengan perhatian pemerintah Indonesia terhadap penguatan kemitraan dengan negara-negara sahabat. Dalam pemberitaan resmi Sekretariat Negara mengenai penyerahan surat kepercayaan, Austria termasuk negara yang menegaskan komitmennya untuk memperluas hubungan ekonomi sekaligus mempererat kerja sama kebudayaan dan hubungan antarmasyarakat dengan Indonesia.
Selain kerja sama bilateral dan ekonomi, Rieger juga menyoroti pentingnya hubungan kedua negara dalam forum multilateral, khususnya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Ia menyampaikan bahwa Austria akan menjalankan peran di Dewan Keamanan PBB selama dua tahun mendatang dan berharap dapat terus memperkuat kolaborasi dengan Indonesia.
Menurutnya, Austria dan Indonesia memiliki kesamaan pandangan serta kebijakan dalam berbagai isu internasional. Kerja sama yang telah terjalin dengan baik di bidang multilateral diharapkan dapat semakin diperkuat.
Austria and Indonesia are working very well and very strongly together in the multilateral field. We have a lot of similar ideas and policies,” kata Rieger.
Ia juga berharap Indonesia dapat terus memberikan kontribusi dan masukan dalam kerja sama kedua negara di tingkat internasional.
Penyerahan surat kepercayaan kepada Presiden Prabowo menjadi bagian dari upaya Indonesia mempererat hubungan diplomatik dan memperluas kerja sama dengan negara-negara sahabat. Dalam rangkaian acara tersebut, para duta besar juga berkesempatan bertemu langsung dengan Presiden untuk menyampaikan salam serta pesan dari kepala negara masing-masing.
Dengan pengalaman panjang Rieger dalam membangun dialog lintas budaya dan agama, serta perhatian terhadap pengembangan hubungan ekonomi dan multilateral, penugasannya di Indonesia diharapkan dapat membuka peluang baru bagi hubungan Austria dan Indonesia. Kedua negara memiliki kesempatan untuk membangun kemitraan yang semakin erat melalui perdagangan, investasi, pendidikan, kebudayaan, dan kerja sama internasional.

