Maskapai Ini Kembali Jadi yang Terbaik di AS untuk Tahun Kedelapan Berturut-turut, Ini Alasannya

(Businesslounge Journal-News & Insight) Selama delapan tahun berturut-turut, Delta Air Lines kembali dinobatkan sebagai maskapai penerbangan terbaik di Amerika Serikat berdasarkan pemeringkatan yang dilakukan oleh The Points Guy (TPG).

Setiap tahun, situs media dan perjalanan tersebut menyusun peringkat delapan maskapai terbaik di Amerika Serikat dengan menilai berbagai aspek perjalanan penumpang, mulai dari ketepatan waktu penerbangan, penanganan bagasi, harga tiket, hingga fasilitas selama penerbangan. Penilaian dilakukan berdasarkan analisis data objektif dari tahun sebelumnya.

Menurut TPG, keberhasilan Delta mempertahankan posisi puncak didukung oleh operasional yang konsisten, layanan kabin premium, jaringan lounge yang luas, serta pengalaman pelanggan yang kuat. Meski sempat mempertimbangkan United Airlines sebagai kandidat utama tahun ini, TPG akhirnya tetap menempatkan Delta di posisi pertama karena United memiliki tingkat kesalahan penanganan bagasi yang lebih tinggi dibandingkan para pesaingnya.

Tetap Unggul di Tengah Kenaikan Biaya Operasional

Industri penerbangan saat ini menghadapi tantangan berat akibat kenaikan harga energi yang dipicu konflik di Iran. Laporan Reuters menyebutkan bahwa pada Maret lalu, maskapai-maskapai besar Amerika Serikat menghabiskan lebih dari US$5 miliar untuk bahan bakar jet, meningkat sekitar 56 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Pendiri TPG, Brian Kelly, menilai industri penerbangan sedang melalui salah satu periode paling menantang dalam sejarahnya. Menurutnya, maskapai harus mampu beradaptasi dengan cepat terhadap gangguan operasional sekaligus perubahan ekspektasi para pelancong.

Kenaikan biaya operasional tersebut juga berdampak pada harga tiket pesawat. Laporan BBC mencatat tarif penerbangan meningkat hampir 25 persen akibat konflik di Iran dan perubahan rute penerbangan yang harus dilakukan sejumlah maskapai.

Meski demikian, Delta tetap menunjukkan performa yang kuat. Maskapai tersebut mampu menghasilkan pendapatan per kursi sekitar 20 persen lebih tinggi dibandingkan para pesaingnya di Amerika Serikat.

Investasi Layanan Jadi Kunci

Untuk menjaga kinerja keuangan, Delta melakukan sejumlah penyesuaian, termasuk menaikkan biaya bagasi kedua sebesar US$10. Namun di saat yang sama, perusahaan tetap berinvestasi dalam peningkatan layanan.

Sepanjang 2026, Delta menghadirkan berbagai pembaruan, seperti peningkatan fasilitas kabin premium, sistem hiburan berbasis komputasi awan (cloud), serta perluasan jaringan rute penerbangan.

Kelly menjelaskan bahwa setiap tahun timnya menganalisis ribuan data untuk mengukur faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap pengalaman pelanggan. Sejak 2018, Delta secara konsisten meraih nilai tinggi di hampir seluruh kategori penilaian.

Menurutnya, komitmen perusahaan terhadap keandalan operasional dan kualitas layanan pelanggan menjadi alasan utama mengapa Delta mampu mempertahankan gelar sebagai maskapai terbaik di Amerika Serikat dari tahun ke tahun.