Foxconn

Foxconn Bangun Hub AI dan EV di Polandia, Investasi Bisa US$20 Miliar

(Business Lounge Journal – News) Taiwan semakin memperluas jejak industrinya di Eropa. Foxconn, salah satu perusahaan manufaktur elektronik terbesar dunia, berada di garis depan rencana pembangunan kawasan teknologi berskala besar di Polandia yang akan berfokus pada kecerdasan buatan (AI), kendaraan listrik (EV), serta komponen teknologi masa depan.

Proyek tersebut akan dikembangkan di Miękinia, dekat Wrocław, Polandia barat daya. Kawasan ini dirancang menjadi ekosistem industri yang mempertemukan perusahaan teknologi Taiwan dengan manufaktur, pemasok, pusat riset, serta infrastruktur pendukung di Eropa.

Menurut laporan yang beredar, Foxconn diproyeksikan menjadi investor utama dengan nilai investasi yang dapat mencapai sekitar US$20 miliar. Kawasan tersebut memiliki luas hingga 280 hektare dan sebelumnya disiapkan untuk proyek Intel yang kemudian dibatalkan. Pemerintah Polandia juga tengah menyiapkan kembali dukungan negara yang sebelumnya dialokasikan untuk proyek tersebut.

Foxconn tidak akan bergerak sendirian. Taiwan Electrical and Electronic Manufacturers’ Association (TEEMA), yang mewakili ribuan perusahaan manufaktur Taiwan, tengah menyiapkan kerja sama dengan pemerintah Polandia. Kesepakatan formal mengenai kawasan tersebut diharapkan dapat dirampungkan sebelum akhir 2026.

Fokusnya bukan sekadar membangun pabrik. Kawasan itu ditargetkan menjadi pusat produksi dan pengembangan teknologi, termasuk server AI, komponen kendaraan listrik, baterai, perangkat pintar, hingga teknologi yang mendukung konsep smart city.

Langkah tersebut sejalan dengan strategi Foxconn yang dalam beberapa tahun terakhir semakin agresif masuk ke bisnis di luar manufaktur elektronik tradisional. Perusahaan Taiwan itu mengembangkan bisnis AI infrastructure, kendaraan listrik, robotika, serta smart manufacturing. Pada Mei 2026, Foxconn juga menggandeng ElectroMobility Poland untuk mengeksplorasi pembangunan pusat produksi dan riset kendaraan listrik di Polandia.

Bagi Polandia, masuknya perusahaan teknologi Taiwan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan industri domestik. Pemerintah negara tersebut ingin bergerak dari sekadar basis perakitan menuju manufaktur bernilai tambah yang memiliki kemampuan teknologi, riset, dan rantai pasok sendiri.

Kerja sama ini juga memiliki dimensi ekonomi yang lebih luas. Polandia dapat menjadi basis produksi bagi perusahaan Taiwan untuk menjangkau pasar Uni Eropa, sementara perusahaan Taiwan memperoleh lokasi manufaktur yang lebih dekat dengan pelanggan Eropa.

Pemerintah Polandia sebelumnya menekankan pentingnya membangun rantai pasok yang lebih tangguh di tengah ketegangan geopolitik dan gangguan perdagangan global. Hub teknologi Taiwan tersebut diharapkan memperkuat kapasitas produksi Eropa sekaligus mengurangi ketergantungan pada rantai pasok yang terlalu terkonsentrasi di kawasan tertentu.

Dari sisi Taiwan, ekspansi ke Eropa juga memberikan manfaat strategis bagi perusahaan-perusahaan domestiknya. Kehadiran fasilitas produksi dan pengembangan di kawasan Uni Eropa dapat membantu perusahaan Taiwan memperluas pasar sekaligus mendiversifikasi lokasi produksinya.

Jika terealisasi sesuai rencana, proyek Miękinia berpotensi menjadi salah satu investasi teknologi terbesar Taiwan di Eropa. Lebih dari sekadar kawasan industri, proyek ini menunjukkan bagaimana AI, kendaraan listrik, dan ketahanan rantai pasok kini semakin menyatu dalam strategi ekspansi industri global.