(Business Lounge – Global News) Perusahaan ritel perlengkapan hewan peliharaan Petco memperkirakan penjualannya dapat kembali bergerak naik pada tahun 2026 setelah mengalami penurunan pada tahun sebelumnya. Manajemen menyampaikan bahwa pendapatan tahun depan diproyeksikan berada pada kisaran stagnan hingga tumbuh sekitar 1,5 persen, sebuah perbaikan dibandingkan penurunan sekitar 2,5 persen yang terjadi pada tahun lalu.
Proyeksi tersebut menjadi bagian dari tahap baru dalam rencana pemulihan bisnis yang sedang dijalankan perusahaan. Petco selama beberapa tahun terakhir berusaha memperbaiki struktur operasional dan strategi ritel agar dapat kembali menemukan momentum pertumbuhan di industri perlengkapan hewan peliharaan yang semakin kompetitif.
Menurut laporan Reuters, perusahaan melihat peluang stabilisasi penjualan setelah berbagai langkah restrukturisasi mulai diterapkan. Manajemen mengatakan bahwa fase berikutnya dari rencana turnaround akan difokuskan pada penguatan layanan kesehatan hewan, optimalisasi jaringan toko, serta peningkatan pengalaman pelanggan baik di toko fisik maupun kanal digital.
Industri produk hewan peliharaan sempat mengalami lonjakan permintaan besar selama periode pandemi ketika banyak orang mengadopsi hewan peliharaan baru. Penjualan makanan, mainan, dan perlengkapan hewan meningkat tajam karena konsumen menghabiskan lebih banyak waktu di rumah.Namun setelah situasi kembali normal, pertumbuhan tersebut mulai melambat.
Dalam analisis yang dikutip Bloomberg, pasar perlengkapan hewan peliharaan mengalami fase penyesuaian setelah periode ekspansi yang sangat cepat. Konsumen tetap membeli kebutuhan dasar seperti makanan hewan, tetapi pengeluaran untuk produk tambahan atau premium tidak lagi tumbuh secepat sebelumnya.Perubahan ini memengaruhi kinerja sejumlah peritel yang berfokus pada produk hewan peliharaan.
Petco sendiri memiliki posisi penting dalam industri tersebut di Amerika Serikat. Perusahaan mengoperasikan ratusan toko yang menjual berbagai produk mulai dari makanan hewan, mainan, hingga layanan perawatan seperti grooming dan konsultasi kesehatan.Model bisnis Petco mencoba menggabungkan ritel produk dengan layanan kesehatan hewan, sebuah pendekatan yang dianggap dapat menciptakan hubungan jangka panjang dengan pelanggan.
Dalam laporan yang dirangkum Financial Times, banyak perusahaan di industri ini mulai menekankan layanan kesehatan hewan sebagai sumber pertumbuhan baru. Konsumen semakin memperlakukan hewan peliharaan sebagai bagian dari keluarga sehingga bersedia mengeluarkan lebih banyak uang untuk kesehatan dan perawatan.Layanan seperti klinik hewan, vaksinasi, serta pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting dari strategi bisnis modern dalam sektor ini.
Petco juga berusaha memperkuat integrasi antara toko fisik dan platform digital. Perubahan kebiasaan belanja membuat banyak pelanggan lebih sering memesan produk secara online, terutama untuk kebutuhan rutin seperti makanan hewan.Strategi omnichannel memungkinkan pelanggan membeli secara digital lalu mengambil produk di toko atau menerima pengiriman langsung ke rumah.
Dalam laporan yang dikutip CNBC, peritel modern semakin mengandalkan kombinasi toko fisik dan platform digital untuk mempertahankan loyalitas pelanggan. Pendekatan ini memberi fleksibilitas kepada konsumen sekaligus membantu perusahaan memperluas jangkauan pasar.Namun tantangan tetap ada.
Kondisi ekonomi yang tidak selalu stabil membuat sebagian konsumen lebih berhati-hati dalam mengatur pengeluaran. Walau banyak pemilik hewan peliharaan tetap memprioritaskan kebutuhan dasar seperti makanan dan kesehatan, produk tambahan seperti aksesori atau mainan dapat mengalami penurunan permintaan ketika anggaran rumah tangga terasa lebih ketat.
Situasi ini menjadi salah satu alasan mengapa pertumbuhan industri perlengkapan hewan tidak lagi secepat beberapa tahun lalu.Petco berusaha merespons kondisi tersebut dengan meninjau kembali strategi harga, promosi, serta portofolio produk. Perusahaan juga mencoba meningkatkan efisiensi operasional agar margin keuntungan tetap terjaga.
Rencana turnaround yang dijalankan manajemen mencakup berbagai langkah, mulai dari optimalisasi inventaris hingga penyesuaian biaya operasional di toko.Langkah-langkah ini bertujuan menciptakan struktur bisnis yang lebih stabil sebelum perusahaan kembali mempercepat pertumbuhan.
Harapan bahwa penjualan dapat kembali bergerak naik pada 2026 memberi sinyal bahwa manajemen melihat tanda-tanda perbaikan dalam bisnisnya.Walau pertumbuhan yang diproyeksikan masih relatif kecil, perubahan arah dari penurunan menuju stabilisasi sering dianggap sebagai langkah penting dalam proses pemulihan perusahaan.
Dalam industri ritel modern, mempertahankan relevansi dengan konsumen menjadi tantangan yang terus berubah. Perusahaan harus mampu menyesuaikan diri dengan pola belanja baru, perkembangan teknologi, serta dinamika ekonomi yang memengaruhi daya beli pelanggan.
Petco mencoba memanfaatkan hubungan emosional antara pemilik hewan dan hewan peliharaan mereka sebagai fondasi bisnis jangka panjang. Ketika pelanggan melihat hewan peliharaan sebagai anggota keluarga, kebutuhan terhadap makanan berkualitas, layanan kesehatan, dan produk perawatan tetap memiliki ruang permintaan yang kuat.
Momentum itulah yang ingin dimanfaatkan perusahaan ketika memasuki fase berikutnya dari perjalanan transformasi bisnisnya. Jika strategi pemulihan berjalan sesuai rencana, Petco berharap dapat kembali menemukan ritme pertumbuhan dalam industri perlengkapan hewan peliharaan yang terus berkembang.

