Google Andalkan AI Sehari-hari untuk Membuat Pixel 10 Tampil Beda

(Business Lounge Journal – Global News)

Pada acara Made by Google minggu ini, Google merayakan 10 tahun kehadiran lini ponsel Pixel dengan cara yang cukup meriah. Dihadiri Jimmy Fallon, Jonas Brothers, dan Steph Curry, peluncuran ini bukan sekadar memperkenalkan perangkat keras baru, melainkan menekankan satu pesan utama: Pixel 10 adalah “AI Phone” yang dirancang untuk benar-benar dipakai dalam aktivitas sehari-hari.

Gemini AI Jadi Pusat Perhatian

Google menegaskan bahwa Pixel 10 bukan hanya soal spesifikasi, melainkan pengalaman AI yang nyata. Rick Osterloh, Kepala Divisi Perangkat Keras Google, bahkan menyebut, “Ada banyak janji palsu tentang AI di ponsel, tapi Gemini adalah solusi yang nyata.”

Setiap model Pixel 10 kini ditenagai chip Tensor G5 buatan TSMC dengan CPU 34% lebih cepat dan performa AI 60% lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya. Harga yang ditawarkan sama seperti tahun lalu: mulai dari $799 untuk Pixel 10, $999 untuk Pixel 10 Pro, $1.199 untuk Pixel 10 Pro XL, hingga $1.799 untuk Pixel 10 Pro Fold.

Fitur AI yang Menyatu dengan Keseharian

Google menghadirkan sejumlah fitur AI yang langsung menyentuh kebutuhan pengguna:

  • Magic Cue: Menampilkan informasi relevan saat melakukan panggilan atau pesan, misalnya konfirmasi tiket pesawat atau reservasi restoran, dengan menarik data dari Gmail, Calendar, dan Maps.
  • Camera Coach: Memberikan saran real-time untuk pengambilan gambar.
  • Super Res / Pro Res Zoom (hingga 100×) di model Pro, berbasis generative AI.
  • Voice Translation: Penerjemahan suara real-time dalam berbagai bahasa dengan sinkronisasi gerakan bibir.

Di sisi fotografi, semua model kini dilengkapi tiga kamera belakang. Pixel 10 mendapatkan lensa telefoto pertamanya, sementara varian Pro tetap unggul dengan sensor premium dan kemampuan zoom yang lebih kuat. Untuk menjaga keaslian, Google menyertakan C2PA content credentials agar pengguna tahu kapan AI digunakan dalam pemrosesan foto.

Ekosistem Pixel: Jam Tangan, Earbuds, dan Kolaborasi Besar

Selain ponsel, Google juga memperkenalkan:

  • Pixel Watch 4: layar 50% lebih terang, baterai lebih awet, fitur SOS berbasis satelit, dan desain modular dengan baterai serta layar yang bisa diganti.
  • Pixel Buds 2a: seharga $129, kini lebih kecil dan ringan, dilengkapi active noise cancellation, chip Tensor A1, serta asisten Gemini AI yang bisa meringkas pesan dan memberi rekomendasi instan.

Untuk membangun hype, Google berkolaborasi dengan Jonas Brothers yang membuat video musik berformat 8K menggunakan Pixel, serta menggandeng bintang NBA Steph Curry sebagai “Performance Advisor” lintas produk Google Health, Pixel, dan Cloud.

Strategi Melampaui Apple

Peluncuran ini juga menjadi panggung Google untuk menegaskan posisinya di tengah lambannya adopsi AI oleh Apple, khususnya keterlambatan pembaruan Siri. Google secara halus menyindir hal itu lewat iklan baru yang menekankan bahwa fitur AI di Pixel sudah tersedia sekarang, bukan sekadar “coming soon.”

Dengan Pixel 10, Google jelas tidak hanya ingin menjual ponsel, tetapi menanamkan AI ke dalam rutinitas pengguna sehari-hari — dari komunikasi, fotografi, hingga produktivitas. Dalam kompetisi menuju era AI-first smartphones, Google kini memposisikan dirinya bukan hanya sebagai penantang, melainkan kandidat utama pemimpin pasar.