OpenAI Chatbot

OpenAI Akuisisi io, Startup Perangkat Keras Besutan Desainer Legendaris Apple Jony Ive, Senilai $6,5 Miliar

(Business Lounge Journal – Tech)

OpenAI mengumumkan akuisisi terhadap io, sebuah startup perangkat keras yang didirikan oleh Jony Ive, sosok legendaris di balik desain produk ikonik Apple seperti iPhone, iPad, dan Apple Watch. Nilai akuisisi ini mencapai sekitar $6,5 miliar dalam bentuk saham, menjadikannya sebagai akuisisi terbesar OpenAI hingga saat ini.

Langkah ini menandai pergeseran signifikan OpenAI dari sekadar pengembang perangkat lunak ke dunia perangkat keras—sebuah upaya ambisius untuk menciptakan perangkat fisik berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mungkin akan mendefinisikan ulang cara manusia berinteraksi dengan teknologi.

Akuisisi ini memberikan OpenAI akses penuh terhadap seluruh tim io, yang terdiri dari lebih dari 50 insinyur dan desainer perangkat keras, banyak di antaranya adalah mantan anggota tim Apple. Dengan ini, OpenAI kini memiliki divisi perangkat keras internal, membuka peluang untuk menciptakan perangkat konsumen yang benar-benar “AI-native”.

Saham Apple dilaporkan turun 1,8% menyusul pengumuman ini. Sementara itu, OpenAI terus berkembang dari laboratorium riset menjadi salah satu perusahaan swasta paling bernilai di dunia, dengan valuasi mencapai $300 miliar.

Perangkat Baru yang Melampaui Layar?

Meski rincian produk masih dirahasiakan, laporan dari The Wall Street Journal menyebut bahwa CEO OpenAI Sam Altman dan studio desain Ive, LoveFrom, telah dua tahun terakhir diam-diam mengembangkan sebuah perangkat baru yang bertujuan membawa konsumen “melampaui layar”. Spekulasi menyebutkan kemungkinan bentuk produk berupa perangkat tanpa layar, wearable AI, atau asisten kontekstual berbasis kamera.

“Ini adalah sesuatu yang benar-benar baru,” ujar Altman kepada Bloomberg. Ia juga menambahkan bahwa seperti halnya smartphone yang tidak menggantikan laptop, produk pertama mereka mungkin tidak akan menggantikan smartphone, melainkan menawarkan pengalaman baru yang berbeda.

Altman menggambarkan proyek ini sebagai upaya untuk menciptakan tolok ukur baru dalam kualitas dan inovasi—tingkat pencapaian yang menurutnya “belum pernah terjadi sebelumnya.” Menurut Altman, membuka potensi penuh AI memerlukan bentuk komputasi baru, di luar bentuk perangkat yang kita kenal saat ini.

Sementara itu, Jony Ive menyatakan bahwa ia merasa semua pengalaman dan pelajaran yang ia dapatkan selama 30 tahun terakhir telah membawanya pada momen ini.

“AI adalah teknologi yang luar biasa, tapi alat yang benar-benar hebat tercipta di persimpangan antara teknologi, desain, dan pemahaman mendalam terhadap manusia dan dunia,” kata Altman. “Tak ada yang bisa melakukannya sebaik Jony dan timnya.”

Persaingan Baru di Dunia Konsumer AI

Kembalinya Jony Ive ke dunia teknologi konsumen melalui kolaborasi ini hadir di tengah tekanan yang semakin besar terhadap Apple untuk menunjukkan kemajuan nyata dalam bidang AI. Meski Apple dan OpenAI baru-baru ini bekerja sama—termasuk dengan mengintegrasikan ChatGPT ke dalam Siri dan fitur penulisan di seluruh sistem operasi Apple—akuisisi io memberi sinyal bahwa OpenAI mungkin akan menjadi kompetitor langsung Apple dalam mendefinisikan generasi berikutnya dari teknologi konsumen.

“Ini adalah hal gila dan ambisius untuk dikerjakan,” tutup Altman dalam wawancaranya. “Tapi akan sepadan dengan penantiannya.”