Bagaimana Menjaga Kesehatan Saluran Nafas di Kualitas Udara yang Buruk

(Business Lounge Journal – News and Insight)

Pada hari ini Selasa, 22 Agustus 2023 kualitas udara kota Jakarta belum mengalami perbaikan. Menurut Accuweather, indeks kualitas udara hari ini adalah 59-64 AQI. Pada kondisi ini udara mencapai tingkat polusi tinggi dan tidak sehat untuk kelompok yang sensitif. Kurangi waktu di luar ruang jika Anda merasakan gejala seperti kesulitan bernapas atau iritasi tenggorokan. Masyarakat disarankan untuk menggunakan masker bila bepergian ke luar rumah untuk menghindari terjadinya infeksi saluran napas atas.

Adakah hal yang dapat kita lakukan untuk menjaga kesehatan saluran nafas kita dalam kondisi udara yang buruk?

Berikut ini adalah beberapa langkah yang dapat diambil:

  1. Hindari paparan langsung dengan polusi udara: Usahakan untuk menghindari daerah-daerah dengan tingkat polusi yang tinggi. Gunakan masker yang sesuai jika perlu.
  1. Jaga kebersihan rumah: Bersihkan rumah secara teratur untuk menghilangkan debu dan alergen lainnya yang dapat merusak saluran nafas.
  1. Jaga kelembaban di dalam ruangan: Menggunakan alat humidifier (penghumidifikasi) atau meletakkan wadah dengan air di dalam ruangan dapat membantu menjaga kelembapan udara, sehingga saluran nafas tetap lembab.
  1. Jaga kebugaran dan gaya hidup sehat: Olahraga secara teratur, makan makanan bergizi, cukup tidur, dan hindari kebiasaan merokok untuk menjaga kesehatan saluran nafas.

Selain itu, saluran nafas atas kita juga dapat dijaga kebersihannya dengan mencuci hidung dengan NaCl (garam dapur). Hal ini dapat membantu mengurangi risiko ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut). Bahkan, mencuci hidung dengan NaCl juga dapat membantu mengurangi gejala seperti pilek atau hidung tersumbat. Idealnya, mencuci hidung dengan larutan NaCl dilakukan dua hingga tiga kali sehari atau sesuai kebutuhan individu.

Selain itu tentunya yang tak kalah penting adalah nutrisi. Makanan dan minuman yang dapat membantu menjaga imunitas antara lain adalah makanan seperti di bawah ini:

  1. Buah-buahan dan sayuran segar: Kaya akan vitamin C, antioksidan, dan serat yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  1. Asam lemak omega-3: Ditemukan dalam ikan berlemak seperti salmon, sarden, dan tuna, membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan kekebalan tubuh.
  1. Yogurt dan makanan fermentasi: Mengandung probiotik yang baik untuk kesehatan usus dan juga membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh.
  1. Bawang putih: Memiliki sifat antimikroba dan antioksidan yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  1. Teh hijau: Mengandung senyawa polifenol yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Dua jenis rempah tradisional ini juga dikenal dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, yaitu jahe dan kunyit. Penggunaannya di Indonesia sudah dikenal luas sejak lama.  Berikut adalah 5 manfaat jahe:

  1. Meringankan gejala pilek dan flu: Jahe memiliki sifat antiradang dan antimikroba, yang membantu meredakan demam, batuk, dan sakit tenggorokan.
  1. Mencegah mual: Jahe digunakan secara tradisional untuk mengatasi masalah pencernaan seperti mual.
  1. Meningkatkan sirkulasi darah: Jahe bersifat hemodinamik dan dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah, sehingga menjaga kesehatan sistem pernapasan.
  1. Mengurangi peradangan: Kandungan gingerol dalam jahe memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.
  1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh: Jahe mengandung antioksidan yang kuat, yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Sedangkan kunyit juga sangat bermanfaat. Berikut ini adalah  5 manfaat kunyit:

  1. Sifat antiinflamasi: Kunyit mengandung senyawa bernama kurkuminoid, yang dikenal karena sifat antiinflamasi yang kuat.
  1. Meningkatkan pencernaan: Kunyit digunakan secara tradisional untuk mengatasi masalah pencernaan seperti gangguan pencernaan, gas, dan perut kembung.
  1. Perlindungan hati: Senyawa dalam kunyit dapat membantu menjaga kesehatan hati dan mengurangi risiko penyakit hati.
  1. Pengobatan tradisional: Kunyit telah digunakan secara tradisional dalam pengobatan dan pengobatan tradisional lainnya untuk mengobati berbagai kondisi kesehatan.
  1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh: Kunyit mengandung senyawa antioksidan yang kuat, yang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Tidak perlu kuatir dengan kondisi hari-hari ini. Tapi kita perlu lakukan menjaga kesehatan kita sedapat-dapatnya dengan hal yang sehari-hari dapat kita lakukan.