(Business Lounge Journal – News and Insight)
Cerita seekor bayi monyet bernama Punch dari Jepang telah menjadi salah satu fenomena viral internet tak terduga di awal 2026. Punch, seekor Japanese macaque yang lahir di Ichikawa City Zoo di Jepang, ditolak oleh induknya dan sempat mengalami kesulitan bergaul dengan kelompoknya. Untuk menenangkannya, para staf kebun binatang memberinya sebuah mainan boneka orangutan dari IKEA — sebuah tindakan sederhana yang akhirnya menghangatkan hati jutaan orang di seluruh dunia.
Berawal dari video dan foto Punch yang selalu melekat pada boneka orangutan itu mendapatkan perhatian besar di media sosial. Di tengah perjuangannya untuk diterima kembali oleh kelompok monyet yang lebih besar, boneka itu tampak menjadi pelukan emosional yang menenangkan. Momen-momen ini kemudian menyebar global dan membuat cerita Punch seketika menjadi viral.
Mainan IKEA yang Jadi Incaran Publik
Mainan boneka yang dimaksud bukan buatan khusus, melainkan produk populer dari IKEA bernama DJUNGELSKOG orangutan plush toy. Awalnya boneka ini hanyalah bagian dari koleksi mainan biasa di toko asal Swedia itu. Namun setelah Punch memukau netizen dengan caranya memeluk boneka tersebut, permintaan untuk mainan ini melonjak tajam secara global.
Penjualan Meledak & Kelangkaan Stok
Akibat lonjakan permintaan yang cepat dan besar, boneka DJUNGELSKOG — yang biasanya dijual sekitar ~$20 (sekitar Rp300-350 ribuan) — hampir sepenuhnya terjual habis di banyak negara, termasuk di Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, Singapura, dan Kanada. Bahkan beberapa listing di platform seperti eBay menunjukkan boneka tersebut dijual kembali dengan harga hingga puluhan kali lipat daripada harga aslinya — ada yang mencapai lebih dari $300 (sekitar Rp4,5-5 jutaan).
Banyak toko fisik IKEA kini sudah kosong stok bonekanya, dan situs resmi juga menunjukkan banyak lokasi yang sold out. Meskipun begitu, beberapa cabang tertentu masih sempat memiliki stok terbatas untuk pembelian langsung.
Dimana & Kapan Bisa Membelinya
Untuk yang penasaran ingin membeli boneka viral ini, berikut beberapa poin penting:
- Di toko IKEA: Beberapa lokasi besar yang masih sempat memiliki stok termasuk toko-toko di luar AS seperti London di mana IKEA masih mendapatkan pengiriman baru lebih cepat dari lokasi lain.
- Online: Situs IKEA terus memperbaharui stok, tapi karena tingginya permintaan bisa cepat habis lagi.
- Reseller Marketplace: Karena stok terbatas, platform seperti eBay dan lainnya memiliki listing dengan harga jauh lebih tinggi daripada harga retail asli.
Karena fenomena ini bergerak cepat, pengecekan rutin terhadap stok online atau kunjungan langsung ke toko IKEA di kota besar bisa menjadi cara terbaik untuk mendapatkan boneka tersebut sebelum kembali habis.
Reaksi Publik & Etika
Tak semua pihak melihat fenomena ini sekadar lucu. Organisasi seperti PETA (People for the Ethical Treatment of Animals) mengkritik kondisi Punch di kebun binatang, menyebut bahwa respons yang berlebihan terhadap cerita “imut” ini bisa menyamarkan realitas kehidupan primata yang sosial dan sensitif. Mereka menyoroti pentingnya lingkungan alami dan kesejahteraan hewan, bukan sekedar viralitas semata.
Namun bagi banyak orang, kisah Punch tetap menjadi simbol ikatan emosional sederhana yang menyentuh — yakni bagaimana sebuah boneka bisa menjadi teman di saat seorang makhluk hidup mengalami kesendirian dan penolakan.
Kisah Punch si monyet bukan hanya membuat netizen tersentuh, tetapi juga mengubah sebuah produk mainan IKEA menjadi barang yang dicari dunia. Dari stok yang lenyap di toko-toko, daftar antrean panjang di kebun binatang, hingga harga jual kembali yang naik drastis — fenomena ini memperlihatkan bagaimana narasi emosional di media sosial dapat menggerakkan perilaku konsumen global hanya dalam hitungan hari.

