(Business Lounge Journal – News and Insight)
Dunia bisnis dikejutkan dengan kabar bahwa Larry Ellison, salah satu pendiri raksasa perangkat lunak Oracle, resmi menggeser Elon Musk sebagai orang terkaya di dunia. Lonjakan kekayaan Ellison terjadi hanya dalam waktu satu pagi setelah saham Oracle melejit tajam akibat proyeksi pendapatan fantastis perusahaan.
Kekayaan Bertambah Rp1.600 Triliun dalam Sehari
Menurut Bloomberg Billionaires Index, kekayaan Ellison melonjak US$101 miliar (sekitar Rp1.600 triliun) pada Rabu (10/9) pagi waktu setempat. Lonjakan tersebut menempatkan total kekayaannya di angka US$393 miliar, melampaui Elon Musk yang kini diperkirakan memiliki kekayaan US$385 miliar.
Kenaikan ini tercatat sebagai lonjakan kekayaan satu hari terbesar yang pernah dialami seorang miliarder dalam sejarah indeks Bloomberg.
Saham Oracle Melejit Karena AI
Ellison yang kini berusia 81 tahun diketahui masih menguasai 41% saham Oracle, setara sekitar 1,16 miliar lembar saham. Saham perusahaan tersebut melesat 44% hingga menembus valuasi US$959 miliar setelah merilis proyeksi pendapatan hingga US$144 miliar pada tahun 2030.
Prediksi agresif ini didorong oleh optimisme terhadap ledakan bisnis komputasi awan (cloud computing) berbasis AI, tren yang juga membuat Nvidia melonjak menjadi perusahaan dengan valuasi di atas US$4 triliun.
CEO Oracle, Safra Catz, bahkan menyebut kinerja kuartal terakhir perusahaan sebagai sesuatu yang “mengagumkan.”
Tesla di Bawah Tekanan
Sementara itu, kekayaan Elon Musk justru tergerus akibat kinerja Tesla yang melemah. Sejak Desember 2024, saham Tesla turun sekitar 25% karena menurunnya permintaan, ditambah sentimen negatif dari keterlibatan politik Musk yang erat dengan Presiden Donald Trump.
Musk saat ini masih menggenggam sekitar 16% saham Tesla, dengan nilai kepemilikan mencapai US$187 miliar. Meski Tesla telah menyetujui paket kompensasi baru yang berpotensi bernilai hampir US$1 triliun jika target performa tercapai, tekanan jangka pendek membuat posisinya sebagai orang terkaya dunia goyah.
Dari Bernard Arnault hingga Jeff Bezos
Elon Musk pertama kali menduduki posisi orang terkaya dunia pada 2021, sebagian besar berkat kepemilikan saham di Tesla dan SpaceX. Namun, posisinya sempat dua kali tergeser:
- Tahun 2021 oleh Bernard Arnault, bos LVMH.
- Tahun 2024 oleh Jeff Bezos, pendiri Amazon.
Meski demikian, Musk berhasil merebut kembali posisinya hingga akhirnya dikalahkan oleh Ellison tahun ini.
Gaya Hidup & Investasi Larry Ellison
Selain bisnis, Larry Ellison dikenal dengan gaya hidup eksentrik dan investasi pribadi yang tak kalah mengejutkan. Ia membeli hampir seluruh pulau Lana’i di Hawaii, yang kini dikembangkan sebagai destinasi wisata dan riset keberlanjutan.
Ellison juga berperan besar dalam mengubah turnamen tenis Indian Wells di California menjadi salah satu ajang terbesar di dunia, bahkan sering disebut sebagai “Grand Slam kelima.”
Di ranah politik, sama seperti Musk, Ellison juga memiliki kedekatan dengan Presiden Trump. Ia beberapa kali hadir dalam acara investasi bersama sang presiden, dan bahkan sempat disebut-sebut sebagai calon pembeli aplikasi TikTok, meskipun rencana itu tidak terealisasi.
Kenaikan Larry Ellison sebagai orang terkaya dunia menegaskan besarnya potensi bisnis AI dan cloud computing yang kini menjadi pusat perhatian pasar global. Sementara itu, nasib Elon Musk memperlihatkan betapa rapuhnya kekayaan yang bertumpu pada industri yang sedang berada di bawah tekanan.
Perubahan ini sekaligus mencerminkan dinamika cepat dalam dunia teknologi: siapa yang mampu memanfaatkan momentum inovasi, dialah yang akan memimpin di panggung kekayaan global.
