(Business Lounge – Global News) Mantan karyawan Google mendapatkan keberuntungan dengan berhasil memiliki domain Google.com walau hanya satu menit, demikian seperti dilansir oleh Business Insider. Tidak kebetulan saat itu Sanmay Ved yang pernah bekerja di Google melakukan searching hingga larut malam untuk mendapatkan Google Domain. Ved memang masih terbilang sering melihat-lihat produk-produk yang Google tawarkan dan ia tak menyangka bahwa kali itu ketika ia mengetik Google.com, maka ia mendapati bahwa domain tersebut tersedia. Semula ia menyangka bahwa hal tersebut hanyalah kesalahan belaka, tetapi ketika pada kenyataannya ia berhasil menyelesaikan proses pembelian tersebut. Wajah bingungnya mendadak berubah menjadi wajah gembira. Sebab ia berhasil membeli domain Google.com seharga USD 12 atau sekitar IDR 175,000.
Ved pun menerima pesan yang ditujukan kepadanya sebagai pemilik domain Google.com. Dia juga menerima email dengan informasi internal yang berhak dimilikinya sebagai pemilik domain. Tiba-tiba rasa gembira yang semula muncul berubah menjadi perasaan cemas dan panik sebab ia kemudian memiliki akses untuk mengontrol webmaster, demikian seperti diceritakan oleh Business Insider.
Tetapi akses yang dimilikinya ternyata tidak berlangsung lama, Google Domain kemudian membatalkan penjualan tersebut satu menit kemudian dengan keterangan bahwa domain tersebut telah dimiliki seseorang dan USD 12 pun dikembalikan kepadanya.
“Jadi selama satu menit saya memiliki akses,” demikian dikatakan Ved. “Setidaknya sekarang saya dapat mengatakan bahwa saya orang yang memiliki Google.com walau hanya sebentar.”
Ved tidak mengerti benar mengapa kejadian tersebut dapat terjadi, begitu juga dengan pihak Google. Tetapi ini bukanlah kejadian yang pertama. Pada tahun 2003, Microsoft pernah gagal memperbaharui alamat web Hotmail.co.uk–nya sehingga seorang yang lain membelinya. Jika dalam kasus Google tersebut, Google sendiri dengan cepat membatalkannya, Microsoft harus meminta pembeli untuk mengembalikannya kepada mereka.
Ved memang sangat mengagumi Google sejak ia bekerja di sana selama 5,5 tahun dan kemudian harus keluar demi memperoleh gelar MBA-nya.
nancy/VMN/BL/Journalist
Editor: Ruth Berliana