(Business Lounge – Lead & Follow) Seorang karyawan mengeluhkan pekerjaannya yang semakin hari semakin banyak dan sepertinya tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya semakin sulit. Keluhan demi keluhan terlontar yang akhirnya membuat si karyawan merasa berat dan tidak sanggup untuk mengerjakannya lalu berakhir dengan keputusan untuk mengundurkan diri dari kantor tempat ia bekerja. Ternyata pekerjaan yang semakin banyak itu adalah pekerjaan tambahan yang dipercayakan kepadanya oleh sang atasan. Karyawan tersebut merasa beban yang diberikan melebihi kesanggupannya.
Respon lainnya bisa berbeda dengan karyawan yang menerima setiap tambahan pekerjaan sebagai suatu tugas dan tanggung jawab baru yang harus dia selesaikan dengan baik dan menjadikan penambahan tugas serta tanggung jawab itu sebagai suatu kesempatan untuk belajar. Hal ini disadarinya akan berguna bagi pertumbuhan karirnya. Memang berbeda dengan karyawan yang dapat menjadikan delegasi sebagai suatu kesempatan untuk mempelajari hal yang baru. Bisa jadi ada hambatan dalam pengerjaannya tetapi tidak menjadi alasan untuk berhenti.
Kedua respon di atas berbeda ketika seorang karyawan menerima pendelegasian dari atasannya. Bisa saja pekerjaan yang diberikan adalah pekerjaan baru yang memang memerlukan cukup banyak waktu untuk mempelajari dan mengerjakannya. Tetapi itu bisa menjadi hambatan bagi karyawan atau menjadi suatu kesempatan untuk mempelajari hal-hal yang baru. Kedua contoh di atas dapat terjadi dalam pendelegasian tugas dari atasan kepada karyawan yang merupakan bawahannya.
Sekalipun kelihatannya kendala tersebut dikarenakan sikap dari bawahan yang menolak pekerjaan yang didelegasikan, tetapi bisa jadi tidak sepenuhnya disebabkan oleh bawahan tersebut. Jika kendala pendelegasian itu terletak pada bawahan, maka penting juga untuk mencari tahu penyebabnya.
Salah satu kendala dalam pendelegasian pekerjaan dari atasan kepada bawahan adalah karena tidak adanya kerjasama yang baik antara atasan dan bawahan. Kerjasama yang kurang dapat disebabkan karena kurangnya atau tidak adanya informasi yang diberikan ketika pekerjaan tersebut didelegasikan kepada bawahannya. Bisa saja ketika atasan mendelegasikan pekerjaannya kepada bawahannya maka tidak ada informasi yang jelas tentang sejauh mana tugas dan tanggung jawab yang harus dikerjakan oleh bawahan tersebut. Ketika bawahan menerima tambahan pekerjaan dan merasa pekerjaan itu menjadi beban baginya sebab ia harus mengerjakan sesuatu yang baru dan mungkin belum dimengerti hingga akhirnya tidak maksimal dalam penyelesaiannya.
Lalu informasi seperti apa yang dapat diberikan oleh atasan? Misalnya bawahan yang bersangkutan perlu tahu bahwa pekerjaan itu mulai sekarang akan menjadi tanggung jawabnya. Jika itu merupakan sesesuatu yang baru baginya, maka atasan dapat membantu dengan memberikan informasi-informasi lainnya terkait dengan pekerjaan tersebut.
Kendala dalam pendelegasian dari pihak bawahan dapat dihindari dengan adanya informasi yang jelas yang sebelumnya diberikan kepada bawahan. Dengan adanya informasi yang jelas, maka bawahan akan mengetahui pekerjaan-pekerjaan baru yang sekarang menjadi tugas dan tanggung jawabnya. Informasi lainnya juga seperti batas waktu dalam penyelesainnya. Bisa juga diberikan toleransi selama mempelajari tugas barunya dan akan menjadi lebih baik jika disertai dengan pelatihan terlebih dahulu. Hal ini pasti itu akan sangat membantu, sehingga si bawahan tidak merasa atasannya lepas tangan dan dia sendiri tidak tahu bagaimana untuk memulainya. Dengan adanya pelatihan sebelumnya maka atasan dapat menjadikan suatu kesempatan untuk mengetahui kemampuan bawahannya dalam mengerjakan tugas baru tersebut.
Demikian juga dengan pemberian motivasi kepada bawahan. Itu juga menjadi hal yang penting. Bukan saja dengan adanya pendelegasian menjadikan bawahan memiliki lebih banyak tugas dan tanggung jawab baru. Tetapi dapat dijelaskan bahwa ini dapat menjadi suatu kesempatan bagi karyawan untuk maju di dalam karir kerjanya. Dengan pemberian motivasi kepada bawahan, dapat membuat bawahan mengerti, apalagi jika ada keuntungan-keuntungan lainnya yang berguna bagi kemajuan karir bawahan di kemudian hari.
Meyvi Angeline/VMN/BL/Contributor
Editor: Ruth Berliana

