Harga Elpiji Gagal Naik, Pertamina Rugi Rp 1 Triliun

(Business Lounge – Business Today), Pertamina mengklaim kerugian sekitar Rp 1 triliun akibat Pemerintah tidak mengabulkan akan permohonan Pertamina untuk menaikkan akan harga gas elpiji 12 kg yang tidak disubsidi tersebut.

“Total kerugian yang diderita pihak Pertamina akibat harga gas elpiji 12 kg gagal naik ada sekitar Rp 5 triliun sepanjang tahun 2013. Padahal yang menikmati gas elpiji 12 kg adalah orang-orang mampu, kaya, restoran, cafe-cafe, orang asing, masa harus disubsidi gasnya,” tegas Hanung Budya, Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina.

Pertamina sendiri harus memberi subsidi sebesar Rp 5.152 per kg untuk setiap elpiji tabung 12 kg. Sementara ongkos produksi gas elpiji 12 kg adalah Rp 10.064 untuk per kilogramnya.

Jero Wacik, Menteri Energi Sumber Daya Minera (ESDM) belum memberikan restunya untuk Pertamina menaikkan akan harga elpiji non subsidi ukuran 12 kg ini. Hal ini disebabkan karena pemerintah tidak mau terlalu menambah beban kepada masyarakat karena pemerintah telah terlebih dahulu menaikkan tarif listrik bulan Januari lalu.

Kebijaksanaan ini telah dipertimbangkan bersama antara Menteri Kordinator Perekonomian Hatta Rajasa dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan.

Rencananya Pertamina akan menaikkan harga jual elpiji 12 kg sebesar Rp 25.400 per tabungnya pada pertengahan Maret 2013 lalu. Sehingga harga elpiji tabung 12 kg dari Pertamina Rp 70.200 per tabung akan naik menjadi Rp 95.600 per tabung.

(rs/IK/bl-dtc)

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x