AS Roma Perkenalkan Jersey Barunya, Liverpool Jadi Korban Pertama

(Business Lounge-Sport)-Pasca menjalin kerjasama dengan apparel Nike, AS Roma memperkenalkan jersey away (kostum tandang) terbarunya untuk musim 2014/2015 ke khalayak umum pada pagi tadi di Fenway Stadium, Boston, Amerika Serikat, dalam rangka pertandingan uji coba melawan Liverpool. Jersey away AS Roma tersebut, didesain mendekati penampilan jersey away di era 1960-an.

Pertandingan uji coba kedua AS Roma untuk persiapan menghadapi kompetisi musim 2014/2015 melawan Liverpool, digunakan oleh Roma untuk memperkenalkan jersey away barunya untuk musim depan. Dengan desain warna seperti jersey away sebelumnya dengan warna dasar putih, kali ini di bagian dada, pihak Nike memberikan tambahan garis silang kombinasi merah-kuning yang menyerupai jersey away AS Roma di era 1960-an dan kalimat La Roma Non Si Discute Si Ama yang artinya AS Roma untuk dicintai bukan untuk dipertanyakan.

Pada pertandingan yang berlangsung tadi pagi, AS Roma sesungguhnya sudah tampil menyengat sejak menit awal. Tim besutan Rudi Garcia tersebut memiliki sejumlah peluang emas. Namun, barisan lini belakang Liverpool masih terlalu solid bagi mereka. AS Roma pun dipaksa bermain imbang 0-0 pada babak pertama. Namun akhirnya, pada babak kedua AS Roma pun berhasil meraih kemenangan tipis atas Liverpool akibat gol di menit akhir yang tercipta melalui bunuh diri Daniel Agger di penghujung laga.

Sebelumnya, AS Roma telah melakukan pengenalan jersey away barunya yang dijual di Nike Store Boston dan langsung terjual hingga 400 jersey pada menit pertama penjualan. Jersey away baru AS Roma ini merupakan produk dari teknologi Dry-Fit Nike dan terbuat dari bahan daur ulang dimana setiap satu lembar kaus menggunakan sekitar 18 botol plastik daur ulang.

Kerja sama antara Nike dan Roma terbilang cukup menguntungkan bagi kedua belah pihak karena di satu sisi Nike ingin memperluas pangsa pasar di jersey sepak bola untuk bersaing dengan Adidas, di sisi lain Roma ingin mengembangkan citra klub ke masyarakat global dengan disupport oleh Nike setelah selama beberapa tahun terakhir sempat redup akibat penurunan prestasi.

 

Bagus Aditoro/ Analyst Economy Research at Vibiz Research/VM/VBN
Editor: Ruth Berliana
image: asroma.it

 

 


0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x