12 Years A Slave Jadi Primadona Academy Awards

Sepertinya tema mengenai kemanusiaan masih mendominasi ajang penganugerahan film. Setelah menjadi pusat perhatian di Golden Globe, kini drama tentang perbudakan berjudul “12 Years a Slave” berhasil meraih anugerah Film Terbaik ajang Academy Awards pada Minggu waktu Amerika Serikat.

Untuk aktor dan aktris terbaik, Matthew McConaughey menyabet kategori Pemeran Pria Terbaik lewat aktingnya dalam “Dallas Buyers Club,” film tentang penderita AIDS. Pada kategori Pemeran Wanita Terbaik, Cate Blachett menang berkat penampilannya dalam film arahan Woody Allen “Blue Jasmine.” Kedua pemenang dianggap sebagai kandidat kuat pemenang Oscar.

Sejak pertama kali tayang pada Toronto International Film Festival September lalu, “12 Years a Slave” langsung menjadi unggulan. Film tersebut memang benar-benar bisa dikatakan baik dari sisi skenario maupun akting para pemain , Hal itu terbukti dari sutradara film “12 years a Slave”, Steve McQueen juga berhasil menyabet Oscar.

Lupita Nyong’o memenangi penghargaan sebagai Pemeran Pembantu Wanita Terbaik dalam “12 Years a Slave”. Dalam pidato yang disampaikan dengan emosional, Lupita menyebut Patsey, nama budak yang ia perankan. Di ujung pidato, ia menukas, “Dari mana pun asalmu, impian-impianmu itu sah.” Selain itu, “12 Years a Slave” juga meraih Skenario Adaptasi Terbaik.

Jared Leto, aktor yang mencuat untuk pertama kalinya lewat program televisi “My So-Called Life” pada dasawarsa 1990-an, membawa pulang Oscar untuk kategori Aktor Pembantu Pria Terbaik sebagai waria pengidap AIDS dalam “Dallas Buyers Club.”

Kategori lain yang diraih film tersebut adalah Tata Rias Wajah dan Rambut Terbaik. Dalam pidato pertamanya malam itu, Leto menyinggung perihal konflik di Ukraina dan Venezuela. Kepada warga yang tinggal di kedua negara tersebut, ia berujar: “Kini, kami berada di sini. Bagi kalian yang berjuang mewujudkan impian, mencoba melewati cobaan tersulit, malam ini kami tak melupakan kalian.”

Film arahan Spike Jonze yang berjudul “Her” dan dibintangi oleh Joaquin Phoenix  mendapat anugerah skenario asli terbaik.

Dalam kategori film dokumenter, “Twenty Feet from Stardom” yang mencomot kehidupan penyanyi latar, menduduki tempat terbaik.

(MX/MX/BL-WSJ)

Editor : Michelle Xu

Foto : mirror

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x