(Business Lounge Journal – Art)
Gajah Gallery Jakarta menghadirkan Before Meanings, pameran tunggal seniman asal Yogyakarta, Ridho Rizki, yang mengeksplorasi bagaimana manusia membentuk persepsi dan makna melalui tindakan melihat. Pameran ini menampilkan rangkaian lukisan terbaru Ridho yang dibuat dengan teknik airbrushing secara sangat detail, menghadirkan pengalaman visual yang berubah bergantung pada jarak pandang.
Before Meanings berlangsung di Gajah Gallery Jakarta pada 26 September hingga 18 Oktober 2026. Melalui karya-karya terbarunya, Ridho mengajak pengunjung memperhatikan bukan hanya apa yang terlihat dalam sebuah gambar, tetapi juga bagaimana sebuah gambar tersebut perlahan terbentuk di hadapan mata.

Dari Fotografi ke Lukisan
Pendekatan artistik Ridho mulai berkembang sejak akhir 2010-an melalui keterlibatannya dengan fotografi. Ia menggunakan foto yang diambil dari lingkungan sekitarnya sebagai referensi, kemudian membangun kembali gambar tersebut berdasarkan ingatannya.
Proses tersebut dilakukan dengan memisahkan gambar ke dalam lapisan warna cyan, magenta, kuning, serta tone monokrom. Pigmen kemudian diaplikasikan ke atas kanvas dalam bentuk partikel-partikel kecil menggunakan teknik airbrushing. Hasilnya menciptakan pengalaman visual yang berbeda ketika karya dilihat dari jarak dekat dan jauh.
Dari jarak dekat, partikel-partikel penyusun lukisan masih dapat terlihat dengan jelas. Namun, ketika pengunjung bergerak menjauh, partikel tersebut seolah menyatu dan membentuk objek yang lebih mudah dikenali, mulai dari bunga dan lanskap hingga benda-benda sehari-hari.
Pendekatan ini membuat proses penciptaan gambar tidak sepenuhnya tersembunyi. Justru, struktur material yang membangun sebuah objek tetap menjadi bagian penting dari pengalaman melihat karya.


Antara Persepsi, Material, dan Makna
Karya Ridho memiliki kedekatan tertentu dengan perhatian seni Impresionisme terhadap cahaya dan persepsi. Namun, pendekatannya membawa gagasan tersebut ke dalam konteks yang lebih kontemporer dengan membiarkan proses konstruksi gambar tetap terlihat.
Lukisan-lukisan tersebut bergerak di antara dua pengalaman: mengenali sebuah objek dan menyadari material yang membentuk objek tersebut. Dengan demikian, pengunjung tidak hanya diajak untuk mengenali apa yang digambarkan, tetapi juga memperhatikan bagaimana sebuah gambar menjadi sesuatu yang dapat dikenali.
Di sinilah judul Before Meanings menjadi relevan dengan pendekatan pameran. Sebelum sebuah objek memiliki makna bagi seseorang, terdapat proses melihat dan membentuk persepsi. Ridho menggunakan proses visual tersebut sebagai bagian dari bahasa artistiknya, memperlihatkan bahwa sesuatu yang tampak sederhana pada akhirnya tersusun dari berbagai elemen kecil.

Perjalanan Artistik Ridho Rizki
Ridho Rizki lahir di Padang pada 1993 dan menempuh pendidikan di Fakultas Seni Rupa Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Perjalanan artistiknya telah memperoleh sejumlah penghargaan, termasuk Emerging Artist Award pada Bakaba #6 yang diselenggarakan Sakato Art Community di Yogyakarta pada 2017.
Sebelumnya, Ridho juga menjadi finalis Young Artist Award di Redbase Yogyakarta pada 2016 dan meraih Best Drawing Fundamental II Award di ISI Yogyakarta pada 2014 dan 2015. Pada 2023, ia menggelar pameran tunggal bertajuk Subliminal Remnant di Gajah Gallery Singapore. Saat ini, Ridho tinggal dan berkarya di Yogyakarta.
Sementara itu, Gajah Gallery yang didirikan pada 1996 memiliki fokus jangka panjang terhadap seni kontemporer Asia Tenggara. Galeri ini beroperasi di Singapura, Jakarta, Yogyakarta, dan Manila, serta menjalankan program pameran sepanjang tahun yang disertai riset dan keterlibatan akademis dalam perkembangan seni kawasan Asia Tenggara.
Melalui Before Meanings, Ridho Rizki kembali membawa pendekatan khasnya terhadap persepsi dan pembentukan gambar ke ruang pamer. Bagi pengunjung, karya-karya tersebut menawarkan pengalaman yang berbeda tergantung dari seberapa dekat atau jauh mereka melihat—sebuah pengingat bahwa apa yang kita kenali sebagai sebuah gambar juga merupakan hasil dari proses melihat dan memberi makna.



