(Businesslounge Journal-Human Resources)
Faktor internal yang memengaruhi bisnis umumnya lebih mudah ditangani dan sering dianalisis secara lebih mendetail. Ada tiga faktor internal utama yang dipertimbangkan setiap bisnis dalam berbagai sektor. Berikut ini kelanjutan dari faktor internal yang dipertimbangkan dalam setiap bisnis:
Budaya Tempat Kerja
Cara sebuah bisnis mengelola lingkungan kerjanya merupakan faktor internal yang signifikan. Hilangnya komunikasi antar karyawan juga dapat mengganggu rantai produksi, sehingga terjadi kegagalan dalam menghasilkan komponen yang diperlukan untuk merakit produk akhir tepat waktu. Ketika tenggat waktu tidak terpenuhi, staf manajemenlah yang harus bertanggung jawab kepada pelanggan. Dengan mengikuti seminar SDM tentang etika dan perilaku di tempat kerja, karyawan dapat belajar mengesampingkan perbedaan pribadi saat mulai bekerja. Dengan demikian, komunikasi di tempat kerja menjadi lebih kuat dan bisnis dapat mengirimkan produknya tepat waktu. Dampaknya, kepuasan pelanggan, pencapaian target manajemen, dan laba perusahaan menjadi lebih positif.
Teknologi
Teknologi telah sangat memengaruhi cara menjalankan bisnis dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini disebabkan oleh perubahan besar dalam cara karyawan berkomunikasi satu sama lain. Ketika karyawan harus bepergian untuk pekerjaan atau bekerja dari rumah, mereka tetap dapat berhubungan dengan manajer dan melanjutkan pekerjaan seolah-olah berada di kantor. Dalam kondisi ini, produktivitas dan laba umumnya tidak terganggu, namun keberadaan teknologi menuntut perusahaan mengelola karyawan dengan cara tertentu agar hal tersebut dapat terwujud.
Kemajuan teknologi juga telah mengubah pasar itu sendiri. Konsumen dari seluruh dunia kini dapat membeli produk dari perusahaan di negara yang belum pernah mereka kunjungi, sehingga potensi keuntungan menjadi lebih besar. Ketika bisnis memiliki situs web yang dapat diakses melalui laptop, tablet, dan ponsel, mereka menjadi tersedia kapan saja dan di mana saja. Pelanggan dengan koneksi internet dapat melakukan pembelian saat bepergian atau berada di rumah. Tanggung jawab perusahaan adalah mengoptimalkan proses ini semaksimal mungkin agar menghasilkan laba terbesar.
Tips untuk Meningkatkan Faktor Internal
Dalam upaya meningkatkan kinerja organisasi, manajemen puncak dapat menganalisis faktor-faktor internal ini. Hal ini karena hampir selalu ada aspek yang dapat dioptimalkan untuk memaksimalkan dampak dari setiap faktor. Jika belum yakin bagaimana memanfaatkan celah tersebut, beberapa tips berikut dapat dipertimbangkan:
Keuangan
Untuk memperkuat posisi keuangan bisnis, staf manajerial sering berupaya meningkatkan ekuitas dengan menarik lebih banyak pemegang saham. Hal ini biasanya dilakukan dengan mendekati investor yang sudah dikenal dan memaparkan manfaat yang dapat diperoleh dari berinvestasi pada organisasi tertentu. Investor ingin mengetahui seberapa besar potensi bisnis, termasuk keuntungan yang mungkin mereka peroleh ketika nilai saham meningkat. Untuk menunjukkannya, gunakan model keuangan yang menggambarkan bagaimana dana pemegang saham akan digunakan untuk meningkatkan laba perusahaan.
(Bersambung ke artikel selanjutnya)

