(Business Lounge Journal – Medicine)
Olah raga sangat dibutuhkan oleh tubuh kita supaya tetap sehat dan bugar. Demikian pula dengan otak kita, memerlukan olah raga agar fungsi kognitif otak tetap dalam kondisi prima, tidak cepat lupa maupun pikun. Organ kita yang satu ini, semakin diasah semakin gilang gemilang. Bahkan usia sekalipun tidak dapat menghalangi kecerdasan otak.
Salah satu olah raga otak yang menyenangkan adalah dengan mempelajari bahasa asing. Ada banyak sekali bahasa asing di dunia ini. Setiap bahasa memiliki ciri khas dan keunggulannya tersendiri. Kalau Bahasa Inggris, pasti semua orang wajib mempelajarinya, karena digunakan secara internasional. Tapi di luar Bahasa Inggris, masih banyak lagi bahasa lain dengan nuansa dan khazanah berbeda namun menantang untuk dipelajari. Seperti Bahasa Prancis yang terdengar indah dan diklaim oleh Bangsa Prancis sendiri sebagai bahasa terindah di dunia. Bahasa Jerman juga dikenal sebagai bahasa teknik karena tata bahasanya yang memiliki aturan tersendiri menyerupai rumus ilmu pasti. Negara tetangganya Belanda, memiliki bahasa yang agak menyerupai Bahasa Jerman, tapi perbedaanya, Bahasa Belanda memiliki suara khas yang indah dari dalam tenggorokan untuk membunyikan huruf tertentu. Lain lagi dengan Bahasa Arab yang harus dibunyikan dari bagian belakang tenggorokan dan terdengar keras dan tajam. Ada lagi Bahasa Rusia yang dikenal dengan bahasa melodius yang terdengar harmonis dan seperti ada beberapa getaran khas di udara yang sangat dingin. Sangat menarik, bukan? Masih banyak lagi bahasa lain yang sangat berpengaruh di dunia, seperti Bahasa Spanyol yang jumlah penuturnya diperkirakan bisa mencapai 590 juta jiwa. Bahasa Mandarin digunakan sekitar 939 juta orang di Tiongkok. Jika ditambah dengan penutur lainnya di seluruh dunia, diperkirakan penuturnya sekitar 1,1 miliar.
Sudah pasti sangat menyenangkan bila kita bisa mempelajari bahasa asing lainnya selain Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional. Selain kaya pengalaman budaya, Otak kita berolah raga dengan baik. Jika otak berolah raga, sudah dapat dipastikan fungsi kognitif otak pasti terjaga tetap dalam kondisi prima. Keunggulan daya ingat yang baik bahkan bertambah tajam. Belajar bahasa asing mengharuskan kita memahami dan mengingat kata-kata baru dalam bahasa asing. Tidak perlu dihafal mati, tapi cukup dipelajari dan selalu diingat dengan “kasih sayang”. Dengan berbagai metode, seperti diulang-ulang, mengasosiasikan dengan contoh yang mudah dan cukup hanya mempelajari dalam 15 menit setiap hari dengan konsisten, pasti ada perkembangan yang berharga dalam tiap minggunya. Hal yang terpenting dari semua itu adalah daya tangkap dan memori otak makin tajam.
Konsentrasi otak juga dapat terlatih dengan baik ketika mempelajari tata bahasa asing, karena tata Bahasa Inggris sudah pasti berbeda dengan tata Bahasa Prancis. Aturan-aturan tiap bahasa asing memiliki aturan atau formula yang berbeda. Ketika kita mempelajari tata bahasa ini, otak memiliki kemampuan berpikir untuk beradaptasi, memecahkan masalah dan pengambilan keputusan. Jadi dapat dipastikan, ketika kita belajar bahasa asing, otak kita sudah terlatih untuk berpikir dan mencari jalan keluar bukan saja bagi tata bahasa yang ada kalanya terasa rumit, tapi juga untuk jalan keluar permasalahan dalam kehidupan kita. Dengan cara seperti ini, kita bisa mengetahui, betapa pentingnya mempelajari suatu bahasa asing. Bukan masalah lancar atau tidaknya kita menuturkan sebuah bahasa, itu sudah biasa dalam belajar. Tapi yang terpenting adalah bagaimana kita mengetahui bagaimana otak kita sedang bekerja atau berolah raga. Jadi nikmati setiap prosesnya. Anda setuju?
Dengan mempelajari bahasa asing, sudah pasti meningkatkan kemampuan berkomunikasi yang baik dan menajamkan kecerdasan secara verbal dan non verbal dan juga kemampuan analis dari visualisasi.
Selain itu, mempelajari bahasa asing dapat meningkatkan kesehatan mental. Suatu fakta yang membahagiakan bahwa belajar bahasa asing dapat mengenyahkan stress di masa yang serba sulit ini. Dengan belajar mendengarkan dan menirukan suara dari bahasa yang dipelajari (Phonetik) adalah salah satu pengalaman yang menyenangkan dan dapat dikatakan sebagai refreshing. Sebagai contoh, Mendengarkan baik-baik dan kemudian menirukan dialog dari Bahasa Prancis yang penuh dengan bunyi sengau. Pengalaman budaya ini menambah wawasan budaya yang menyenangkan. Contoh lain, mendengarkan orang Italia yang sedang berbicara. Ternyata Bahasa Italia dilafalkan dengan nada ceria, merepet, dan seba cepat hingga tangan pun ikut bergerak dan berbicara.
Sangat menyenangkan bisa mempelajari bahasa asing yang baru. Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Hal yang kita lakukan saat ini adalah supaya otak kita berolah raga dan tetap sehat. Selain itu, jangan lupa menerapkan gaya hidup sehat, seperti olah raga teratur agar peredaran darah ke otak berjalan dengan baik dan makan makanan bergizi.
Makanan yang baik bagi otak adalah ikan, daging ayam, telur, dan susu. Sayurannya adalah sayuran hijau, kacang kacangan, gandum dan paprika. Buah buahan yang baik bagi otak adalah jeruk, kiwi, dan pepaya serta bluberi. Teh hijau dianjurkan karena dapat mengurangi aktivitas radikal bebas. Selamat mencoba.

