Pentingnya Work-Life Balance dalam Hidup

(Business Lounge Journal – Human Resources)

Setelah menjadi dewasa maka kebanyakan orang akan memasuki dunia kerja. Memang belum ada data yang tepat mengenai berapa banyak tenaga kerja di dunia karena jumlahnya terus berubah. Namun, pada tahun 2020, estimasi Organisasi Buruh Internasional (ILO) menjelaskan bahwa sekitar 3,3 miliar orang merupakan bagian dari kekuatan kerja global. Suatu jumlah yang sangat besar.

Rata-rata jam kerja dalam satu hari juga bervariasi di setiap negara. Namun, menurut data ILO pada 2017, rata-rata global waktu kerja per minggu adalah sekitar 40 jam.

Adalah penting untuk tidak mengabaikan keluarga selagi ada di dunia kerja namun sayangnya tidak ada data spesifik yang menyediakan informasi tentang seberapa lama orang bekerja dibandingkan waktu yang mereka habiskan berinteraksi dengan keluarga. Ada beberapa survei yang meneliti hubungan antara kerja dan kehidupan pribadi yang telah dilakukan, seperti:

1. National Study of the Changing Workforce oleh Families and Work Institute pada tahun 2017.
2. American Time Use Survey oleh Biro Sensus Amerika Serikat pada tahun 2019.

Tidak ada data yang spesifik juga mengenai berapa lama orang bekerja dibandingkan waktu yang mereka habiskan untuk hobi, olahraga, dan kegiatan lainnya. Namun, survei yang menyoroti aspek ini meliputi:

1. Gallup-Sharecare Well-Being Index yang dilakukan secara rutin sejak 2008 di Amerika Serikat.
2. European Quality of Life Surveys yang dilaksanakan secara berkala oleh Eurofound.

Data ini penting untuk melihat work-life balance. Sebab tanpa work-life balance maka seseorang dapat memiliki gangguan kesehatan mental bila hidup hanya untuk bekerja.

Work-life balance merujuk pada keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi seseorang. Ini menggambarkan kondisi ketika seseorang dapat mengelola waktu dan energi mereka secara efektif untuk memenuhi tanggung jawab pekerjaan mereka serta menikmati kehidupan pribadi, keluarga, hobi, dan kegiatan lainnya.

Tujuan utama dari work-life balance adalah untuk mencapai keseimbangan yang sehat antara kehidupan pekerjaan dan kehidupan pribadi. Beberapa manfaatnya antara lain:

1. Kesejahteraan mental dan fisik yang lebih baik.
2. Peningkatan produktivitas di tempat kerja.
3. Meningkatkan kepuasan dan kebahagiaan hidup.
4. Meningkatkan hubungan dengan keluarga dan orang-orang terdekat.
5. Membantu mencegah stres dan kelelahan yang berlebihan.
6. Memperkuat hubungan antara karyawan dan perusahaan.
7. Membantu mencapai kualitas hidup yang lebih baik secara keseluruhan.

Berikut ini adalah 7 tips untuk mencapai work-life balance:

1. Tetapkan batasan waktu: Tetapkan jadwal kerja yang jelas dan pastikan Anda meluangkan waktu untuk kehidupan pribadi di luar jam kerja.
2. Prioritaskan kegiatan non-kerja: Sisihkan waktu untuk hobi, olahraga, keluarga, dan kegiatan lain yang memberikan Anda kebahagiaan dan energi positif.
3. Manfaatkan teknologi: Gunakan teknologi untuk membantu mempermudah pekerjaan Anda dan memperoleh lebih banyak waktu luang.
4. Mintalah bantuan dan delegasikan tugas: Jangan takut meminta bantuan di tempat kerja atau di rumah untuk mengurangi beban kerja Anda.
5. Tetapkan waktu untuk istirahat: Pastikan Anda memiliki waktu yang cukup untuk beristirahat dan tidur yang baik setiap hari.
6. Jaga keseimbangan emosional: Pelajari cara mengelola stres dan emosi secara efektif agar dapat menjaga keadaan pikiran yang sehat.
7. Buat waktu untuk diri sendiri: Jangan lupa untuk menyisihkan waktu untuk diri sendiri dan melakukan aktivitas yang memberikan Anda ketenangan dan kepuasan pribadi.