Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan dan Kegagalan Hujan Buatan

(Business Lounge Journal – News and Insight)

Faktor apa yang beberapa hari ini untuk memperbaiki kualitas udara, pemerintah mengupayakan membuat hujan buatan. Namun walau sudah ribuan kilogram garam ditaburkan tetap saja belum berhasil untuk menurunkan hujan deras di Jakarta.

Sebenarnya apa yang dimaksudkan dengan hujan buatan? Hujan buatan – juga dikenal sebagai pertumbuhan awan buatan atau pertumbuhan awan perendaman – adalah proses yang dirancang untuk memicu atau meningkatkan produksi air hujan dalam kondisi cuaca tertentu. Ini dilakukan dengan mengintroduksi partikel-partikel ke dalam atmosfer untuk membantu membentuk tetesan air, yang kemudian dapat berkumpul dan akhirnya jatuh sebagai hujan.

Hujan buatan biasanya dilakukan dengan menggunakan pesawat atau peralatan lain untuk menyebarkan bahan kimia seperti iodida perak, garam, atau dry ice ke dalam awan. Bahan kimia ini bertindak sebagai inti pembentukan awan, menarik kelembaban dan membantu membentuk tetesan air hujan.

Meskipun hujan buatan dapat meningkatkan produksi hujan di wilayah tertentu, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa hujan buatan memiliki efek langsung dalam mengurangi polusi udara. Namun, meningkatnya curah hujan dapat membantu membersihkan udara dengan menghilangkan partikel-partikel polutan dan mengurangi tingkat polusi.

Proses hujan buatan dasarnya melibatkan tiga fase: dispersi, nukleasi, dan pembentukan awan. Fase dispersi melibatkan penyebaran bahan kimia ke dalam awan menggunakan pesawat atau peralatan lainnya. Fase nukleasi melibatkan pembentukan tetesan kecil di sekitar partikel inti yang diperkenalkan dan fase pembentukan awan melibatkan pertumbuhan tetesan air hingga cukup besar untuk menjadi tetesan hujan yang jatuh.

Sedangkan faktor-faktor yang dapat membuat proses hujan buatan berhasil termasuk kondisi cuaca yang sesuai, seperti kelembaban dan suhu yang tepat, serta awan yang memiliki potensi untuk memproduksi hujan.

Kehadiran partikel pembentuk awan dan kemampuan mereka untuk menarik kelembaban juga memengaruhi keberhasilan hujan buatan.

Apakah dapat gagal? Tentu. Faktor-faktor yang dapat membuat proses hujan buatan gagal yaitu termasuk kondisi cuaca yang tidak sesuai, seperti kelembaban dan suhu yang tidak memadai, serta ìketiadaan awan yang dapat diolah. Selain itu, kegagalan dapat terjadi jika bahan kimia yang digunakan tidak efektif dalam membentuk tetesan awan atau jika mereka tidak didistribusikan secara merata dalam awan.

Biaya hujan buatan bervariasi tergantung pada skala dan metode yang digunakan. Biaya meliputi biaya operasional pesawat atau peralatan, bahan kimia, dan biaya pemantauan dan analisis cuaca. Biaya yang dikeluarkan pemerintah untuk hujan buatan juga dapat bervariasi tergantung pada prioritas dan kebijakan masing-masing negara atau pemerintahan daerah.

Kita harapkan pemerintah dapat berhasil dalam upayanya.