(Business Lounge – Global News) Chief Executive Officer Australia & New Zealand Banking Group Ltd (ANZ), Mike Smith, akan mundur, mengakhiri masa jabatan delapan tahun pada akhir tahun ini. ANZ saat ini sudah berubah menjadi bank Australia yang berfokus pada jasa keuangan di Asia.
Penggantinya adalah Shayne Elliott, saat ini sebagai Chief Financial Officer Bank ANZ, yang akan menggantikan Smith dan bergabung dalam board pada 1 Januari 2016. Pengumuman tersebut disampaikan oleh Bank ANZ pada Kamis (01/10). Mike Smith akan mengundurkan diri pada 31 Desember 2015.
Shayne Elliott berusia 51 tahun, memulai karir di ANZ sebagai kepala divisi kelembagaan pada bulan Juni 2009 dan sebelumnya pernah menduduki posisi senior di Citigroup Inc di Australia, Inggris dan Amerika Serikat.
Smith, 59, mengambil alih kepemimpinan pada bulan Oktober 2007, saat krisis keuangan dimulai.Diamemulai dengan memanfaatkan pertumbuhan ekonomi di Asia, dengan membeli Royal Bank of Scotland Group Plc di enam negara Asia.Tidak semua orangyakin akan strategi ini, sementara perusahaan Australia pesaing lainnya berfokus pada pasar domestik mereka.
Smith, yang lahir di Inggris, sebelum bergabung di ANZ adalah Kepala Regional Asia HSBC Holdings Plc. Smith mencatatkan dirinya sebagai CEO terlama di antara empat bank utama negara. Smith dikenal sebagai salah satu pemimpin bisnis paling vokal Australia dan pendukung peran yang lebih Asia-sentris untuk bisnis bank.
Strategi Smith yang serig disebut sebagai strategi super regional yaitu mengembangkan jaringan saham minoritas di bank dari Malaysia ke Indonesia dan Vietnam ke China.Rencananya tersebut terhambat peraturan setelah krisis keuangan karena bank harus menyediakan lebih banyak modal untuk mengelola aset tersebut.
Elliot sendiri sudah menyatakan akan melakukan strategi yang sedikit berbeda. Ia mengatakan bank mungkin akan menilai kembali penyebaran modalnya.
ANZ melanjutkan pembicaraan tahun ini untuk menjual saham 39 persen di PT Bank Pan Indonesia setelah regulator Australia memperkenalkan aturan pada tahun 2013 mewajibkan bank untuk mengurangi seluruh nilai investasi minoritas di luar negeri.
Proses penunjukan Elliott dilakukan melalui peninjauan yang rinci untuk kandidat baik dari dalam sendiri maupun eksternal. Penunjukan Shayne Elliott dengan pertimbangan memiliki pengalaman internasional dalam perbankan dan keuangan, termasuk latar belakang pengalaman bisnis di Australia dan Selandia Baru. Hal itu yang membuat Elliot menjadi orang yang tepat untuk memimpin ANZ dalam lingkungan global yang menantang.
Dodo/BLJ/VMN/Journalist
Editor : Ruth Berliana

