AACC2015: Jokowi dan Mugabe Duet Memimpin Sessi Pertama

(Business Lounge – AACC2015) Sessi pertama pertemuan pada Konferensi Asia Afrika pada Rabu (22/4) dipimpin oleh Presiden Jokowi dan Presiden Zimbabwe Robert Gabriel Mugabe.

Menteri Retno dan Ketua KADIN Suryo melaporkan hasil kegiatannya.

Dalam sesi ini Menteri Retno Marsudi melaporkan kegiatan pada hari pertama rangkaian KTT Asia Afrika yang sebelumnya telah diselenggarakan. Ada beberapa hal yang telah dibahas oleh para menteri dari negara-negara peserta, seperti masalah kemerdekaan Palestina, issue keamanan, serta perubahan iklm yang terjadi di banyak negara.

Diikuti ketua KADIN Suryo B. Sulisto yang melaporkan hasil Asia Africa Business Summit (AABS) mengenai kesepakatan bisnis lanjutan yang dihasilkan melalui Asia Africa Business Council (AABC) atau dewan bisnis yang akan menjadi wadah pengembangan kerja sama bisnis di antara kedua benua. Suryo juga mengatakan bahwa AABC akan meningkatkan informasi bagi pengembangan kerja sama bisnis. Melalui kemitraan ini diharapkan didapatkannya potensi pasar yang cukup besar. Sebuah perdagangan e-commerce antara Asia dan Afrika juga telah disiapkan dengan dibuatnya platform yang telah didaftarkan www. asia-afrika.trade. Melalui website ecommerce ini semua pedagang dan pembeli yang ada di Asia dan Afrika dapat bebas bertransaksi dan bebas mengeksplor untuk mendapatkan pasar yang baru.

Mugabe: Dibutuhkan Usaha Lebih Keras untuk Membangun Kerjasama Asia dan Afrika

Zimbabwe Robert Gabriel Mugabe juga memberikan kata sambutannya bahwa sangat dibutuhkan hubungan kerjasama antara negara-negara Asia dan Afrika yang bersifat berkelanjutan. Mugabe mengakui bahwa memang dibutuhkan usaha lebih keras untuk membinanya namun hal ini akan berguna bagi kedua belah pihak dengan melalui interaksi dan hubungan kerjasama yang baru. Mugabe juga menyatakan bahwa dibutuhkan adanya lebih banyak progress dalam mentransformasi perekonomian yang sustainable di kedua benua. Afrika membutuhkan pembangunan infrastruktur untuk memobilisasi private sector yang ada pada negara-negara di Afrika dalam hal ini melalui regional proyek. Tentu saja membutuhkan persipan dan implementasinya.

Sessi ini juga diisi juga oleh pidato dari beberapa kepala negara lainnya.

uthe/VMN/BL/Journalist
Editor: Ruth Berliana
Image: Business Lounge

 

 

 

 

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x