(Business Lounge – Business Today) Maskapai penerbangan asal Cina, Shandong Airlines mengatakan bahwa mereka telah memesan sebanyak 50 pesawat Boeing 737 senilai USD 4,6 miliar dari raksasa dirgantara AS, Boeing.
Shandong Airlines menyebutkan, kalau hal ini dilakukan karena mereka ingin meningkatkan armada mereka untuk memenuhi permintaan domestik yang terus berkembang.
Terkait dengan pesanan Shandong Airlines ini, pihak Boeing mengatakan telah menerima pesanan dari maskapai tersebut. Namun Boeing menolak untuk mengkonfirmasi jumlah pesawat yang dipesan Shandong sebab pesanan ini masih harus disetujui oleh pemerintah Cina.
Boeing sangat senang dengan minat yang kuat dari Shandong Airlines untuk membeli pesawat 737 dan Boeing berkomitmen terus bekerja dengan Shandong dan pemerintah Cina untuk memberikan produk terbaik untuk memenuhi kebutuhan mereka.
Menurut Boeing, saat ini semakin banyak maskapai penerbangan yang mencari pesawat dengan hemat bahan bakar, sehingga hal ini memicu persaingan di antara para produsen pesawat.
Boeing 737 sendiri merupakan pesawat berkapasitas 100-200 kursi bermesin single aisle. Perusahaan ini mengatakan pasar pesawat 737 diperkirakan akan mencapai USD 20 triliun selama 20 tahun ke depan. Saat ini, sektor pesawat berkapasitas 100-200 kursi sudah didominasi oleh Airbus A320 dan pesawat Boeing 737.
Jika pembelian oleh Shandong Airlines disetujui pemerintah Cina, maka ini akan menjadi kemenangan besar bagi Boeing di Cina. Sebab, di Cina Boeing tidak hanya bersaing dengan Airbus, tetapi juga dengan produsen pesawat milik pemerintah Cina, Commercial Aircraft Corporation of China (Comac).
Comac sejauh ini menargetkan untuk bersaing di pasar pesawat berkapasitas 100-200 kursi melalui model C919-nya. Hingga sekarang, Comac telah mendapat 400 pesanan C919 yang sebagian besar berasal dari maskapai dalam negerinya.
Joel/Journalist/VM/BL-en.ce.cn Editor: Jul Allens image: wikipedia

