Iguazu Fall, Greatest Waterfall

(The Manager’s Loune – Inspiration), Brazil selain termasyhur dengan kemegahan patung Yesus Kristus di Rio de Janeiro, juga memiliki Iguazu Fall. Adalah Conquistador Álvar Núñez Cabeza de Vaca, seorang penjelajah Spanyol yang menemukan air terjun ini di tahun 1541. Namanya turut diabadikan sebagai nama salah satu bagian air terjun di yang terletak di kawasan Argentina. Sedangkan di salah satu bagian air terjun lainnya dinamai Boselli, seorang penjelajah lainnya yang menyelesaikan penemuan sebelumnya.

Brazil1

Berlokasi di Sungai Iguazu di perbatasan negara bagian Paraná di Brazil dan provinsi Misiones di Argentina. Air terjun ini membagi sungai menjadi dua, terdiri dari bagian atas dan bawah. Selain itu merupakan gabungan dari 275 air terjun sepanjang 2,7 kilometer dari sungai Iguazu. Beberapa diantaranya jatuh dari ketinggian 82 meter, sebagian besar sekitar 64 meter. Bagian air terjun yang paling fenomena adalah Garganta del Diablo. Berbentuk U dengan ketinggian 82 meter dan lebar 150 meter serta panjang 700 meter.

Iguazu Fall dapat dicapai dari dua kota utama yang masing-masing terletak dikedua sisi air terjun ini. Bisa melalui Foz Iguacu negara bagian Parana Brasil, tepatnya dari Puerto Iguazú di provinsi Misiones Argentina serta dari Ciudad del Este (Paraguay). Air terjun ini ditetapkan oleh kedua negara sebagai Taman Nasional , yaitu Iguazú National Park di Argentina dan Iguaçu National Park di Brazil. Juga ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1984 dan 1986.

Brazil3

Untuk mendukung keberadaan kawasan wisata Taman Nasional ini, pemerintah Brazil membangun bandara penerbangan yang letaknya hanya terpaut beberapa kilometer saja. Tersedia juga penerbangan langsung dari Buenos Aires ke lokasi Taman Nasional. Pembangunan Infrastruktur merupakan point utama dalam mengembangkan bisnis dunia pariwisata. Untuk menjumpai yang indah diperlukan sarana yang memadai sekaligus efektif sehingga memudahkan para turis lokal dan asing untuk mengaksesnya.

Keuntungan lain dari pembangunan infrastruktur yang terpadu dan terintegritas pada suatu kawasan wisata adalah terciptanya value plus untuk kawasan wisata itu sendiri. Memberi point penting kenapa kawasan wisata ini harus dikunjungi. Nilai plus inilah yang akan attract para investor kelas dunia ataupun para pengembang property untuk menanamkan modalnya. Beginilah yang terjadi di Iguazu Fall. Para penggiat bisnis perfilman sangat antusias untuk menjadikan lokasi ini sebagai setting film mereka.

Brazil4

Berikut beberapa film yang turut menjadikan kedahsyatan Iguazu Fall sebagai komoditi filmnya:

• Moonraker (1979)
• The Mission (1986)
• O Trem Caipira (1994)
• Tummy (1995)
• Happy Together (1997)
• Mr. Magoo (1997)
• Miami Vice (2006)
• In the Hands of the Gods (2007)
• Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull (2008)
• OSS 117: Rio ne répond plus (2009)
• Salve Geral (2009)
• Operação X (2011)

Semoga Indonesia dapat belajar untuk sungguh-sungguh menciptakan kawasan wisata dengan infrastruktur kelas dunia sehingga dapat dijual dengan mahal demi kesejahteraan rakyat.

Special thanks to Mr.Adrianto Mulia for publish his photo

(Tania Tobing/VBM/berbagai sumber)

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x