(Business Lounge Journal – Medicine)
Bekerja seharian, terutama dengan posisi duduk atau berdiri dalam waktu lama, sering membuat kaki terasa berat, pegal, kram, bahkan seperti ingin terus digerakkan. Kondisi ini bisa berkaitan dengan kelelahan otot, kurang bergerak, sirkulasi yang kurang optimal, maupun asupan nutrisi yang belum mencukupi.
Beberapa vitamin dan mineral berperan penting dalam menjaga fungsi saraf dan otot. Namun, penting diingat bahwa suplemen tidak selalu menjadi solusi utama. Jika rasa lelah atau keluhan pada kaki berlangsung terus-menerus, penyebabnya perlu dicari terlebih dahulu.
Zat besi: penting untuk fungsi saraf dan gerakan kaki
Zat besi sering dikaitkan dengan Restless Legs Syndrome (RLS), yaitu kondisi ketika seseorang merasakan dorongan kuat dan sulit ditahan untuk menggerakkan kaki, terutama ketika sedang duduk atau berbaring dan pada malam hari.
Kekurangan zat besi dapat berhubungan dengan RLS karena zat besi dibutuhkan dalam sistem dopamin di otak yang berperan dalam pengaturan gerakan. Karena itu, pada orang dengan RLS, pemeriksaan status zat besi—termasuk ferritin—dapat menjadi bagian dari evaluasi.
Meski demikian, jangan langsung mengonsumsi suplemen zat besi tanpa pemeriksaan. Kelebihan zat besi juga dapat menimbulkan masalah kesehatan.
Magnesium: mendukung fungsi otot
Magnesium diperlukan dalam berbagai proses tubuh, termasuk fungsi saraf dan kontraksi serta relaksasi otot. Asupan magnesium yang cukup dapat membantu menjaga fungsi otot tetap normal.
Bagi pekerja yang sering mengalami kaki terasa tegang atau kram, sumber magnesium dari makanan seperti kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran hijau, dan gandum utuh dapat menjadi pilihan yang baik. Suplemen magnesium mungkin diperlukan pada kondisi tertentu, tetapi sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing orang.
Vitamin B kompleks: menjaga kesehatan saraf
Kelompok vitamin B, termasuk vitamin B1, B6, B12 dan folat, berperan dalam metabolisme energi serta fungsi sistem saraf. Kekurangan beberapa vitamin B dapat menyebabkan gangguan saraf yang antara lain dapat menimbulkan sensasi tidak nyaman pada kaki.
Vitamin B kompleks dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan saraf, terutama bagi mereka yang memiliki pola makan kurang beragam. Namun, konsumsi dosis tinggi vitamin B tertentu tanpa alasan medis juga tidak dianjurkan.
Jangan lupa bergerak
Selain memperhatikan vitamin dan mineral, kebiasaan selama bekerja sangat menentukan kondisi kaki. Jika pekerjaan mengharuskan duduk lama, cobalah berdiri dan berjalan singkat secara berkala. Lakukan peregangan sederhana pada betis dan pergelangan kaki, serta hindari duduk dalam posisi yang sama selama berjam-jam.
Pada akhirnya, kaki yang sering lelah tidak selalu berarti tubuh kekurangan vitamin. Kurang tidur, aktivitas fisik berlebihan, posisi kerja, masalah sirkulasi, anemia, hingga gangguan saraf juga dapat menjadi penyebab.
Jika kaki sering terasa sangat lelah, mengalami kram berulang, kesemutan, bengkak, nyeri, atau muncul sensasi ingin menggerakkan kaki yang mengganggu tidur, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Dengan mengetahui penyebabnya, kebutuhan nutrisi dan penanganan yang tepat dapat ditentukan dengan lebih aman.

