Board Game

Board Game Rahasia Hasbro Cetak Pemimpin Baru

(Business Lounge – Global News) Di balik rak-rak penuh mainan ikonik dan merek legendaris seperti Monopoly, Transformers, dan Nerf, Hasbro menyimpan sebuah alat pelatihan kepemimpinan yang tidak biasa. Alih-alih modul e-learning atau simulasi digital, perusahaan mainan asal Amerika Serikat ini melatih calon pemimpin masa depannya melalui sebuah Board Game internal yang dirancang menyerupai ruang rapat direksi.

Permainan tersebut digunakan untuk mengasah kemampuan manajer muda dalam mengambil keputusan strategis, mengelola risiko, dan menavigasi tekanan bisnis dunia nyata. Dalam simulasi ini, para peserta berperan sebagai CEO dan eksekutif puncak, dihadapkan pada skenario yang mencerminkan tantangan nyata yang dihadapi perusahaan global, mulai dari alokasi modal, peluncuran produk, hingga respons terhadap perubahan pasar yang tiba-tiba.

Menurut penjelasan perusahaan, permainan ini bukan sekadar latihan konseptual. Setiap keputusan membawa konsekuensi yang memengaruhi kinerja “perusahaan” dalam permainan, termasuk pertumbuhan pendapatan, reputasi merek, dan hubungan dengan pemangku kepentingan. Pendekatan ini dirancang untuk memaksa peserta berpikir lintas fungsi dan memahami dampak jangka panjang dari pilihan strategis, bukan hanya hasil jangka pendek.

Manajemen Hasbro melihat metode ini sebagai cara untuk menumbuhkan naluri kepemimpinan di lingkungan yang aman namun kompetitif. Dengan format permainan papan, diskusi berlangsung lebih cair, kolaboratif, dan terbuka dibandingkan pelatihan formal di ruang kelas. Peserta didorong untuk berdebat, bernegosiasi, dan mempertahankan argumen mereka di hadapan rekan-rekan yang berperan sebagai anggota dewan atau pimpinan divisi lain.

Pendekatan pembelajaran berbasis permainan ini juga mencerminkan DNA Hasbro sebagai perusahaan yang memahami kekuatan storytelling dan interaksi. Sejumlah eksekutif menyebut bahwa metode tersebut membantu mengungkap gaya kepemimpinan alami peserta, termasuk bagaimana mereka bereaksi terhadap tekanan, ketidakpastian, dan kegagalan. Bagi perusahaan, observasi ini menjadi input penting dalam perencanaan suksesi dan pengembangan talenta jangka panjang.

Langkah Hasbro sejalan dengan tren global di mana perusahaan-perusahaan besar mulai meninggalkan pelatihan kepemimpinan yang kaku dan seragam. Media internasional seperti The Wall Street Journal dan Harvard Business Review kerap mencatat meningkatnya minat korporasi terhadap simulasi, role play, dan experiential learning sebagai cara membentuk pemimpin yang adaptif. Pendekatan ini dinilai lebih relevan di tengah lingkungan bisnis yang semakin kompleks dan cepat berubah.

Bagi Hasbro, investasi dalam pengembangan kepemimpinan menjadi semakin krusial seiring transformasi bisnisnya dari produsen mainan tradisional menjadi perusahaan hiburan dan lisensi global. Keputusan strategis kini tidak hanya berkaitan dengan produk fisik, tetapi juga mencakup konten digital, kemitraan media, dan ekspansi merek lintas platform. Kompleksitas tersebut menuntut pemimpin yang mampu berpikir sistemik dan mengambil keputusan di bawah ketidakpastian.

Permainan papan internal ini pada akhirnya menjadi cerminan filosofi Hasbro bahwa bermain bukan hanya untuk anak-anak atau konsumen, melainkan juga alat serius untuk membentuk masa depan perusahaan. Dengan menggabungkan unsur kompetisi, kolaborasi, dan refleksi strategis, Hasbro berharap dapat menyiapkan generasi pemimpin yang tidak hanya cerdas secara analitis, tetapi juga tangguh, kreatif, dan siap menghadapi dinamika industri global.

Hasbro adalah perusahaan hiburan dan mainan global asal Amerika Serikat yang berbasis di Pawtucket, Rhode Island, dengan sejarah panjang sejak didirikan pada 1923. Perusahaan ini dikenal sebagai pemilik sejumlah merek ikonik dunia seperti Monopoly, Transformers, Nerf, Play-Doh, My Little Pony, dan Dungeons & Dragons, serta memiliki unit hiburan yang mengelola konten film, televisi, dan lisensi karakter. Dalam beberapa tahun terakhir, Hasbro berupaya bertransformasi dari produsen mainan tradisional menjadi perusahaan hiburan dan permainan terpadu, dengan menekankan pengembangan intellectual property, ekspansi digital, serta penguatan kapabilitas organisasi dan kepemimpinan internal di tengah perubahan cepat industri hiburan global.