“Saya hanya berusaha untuk terus meningkatkan performance yang sudah baik menjadi lebih baik, lebih baik, dan lebih baik lagi,” ujar Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) saat membagikan pandangannya dalam merengkuh sukses bersama BCA.
Menurutnya, terkait dengan manajemen yang selama ini dijalaninya selalu lebih kepada prosesnya. “Jadi kalau ada yang tidak mencapai target kenapa bisa demikian sementara yang lain bisa?. Di sini justru saya mengajak bersama-sama untuk memperbaiki diri supaya dapat menjadi lebih baik,” jelasnya.
Di samping itu dalam hal menjalani pekerjaan, Jahja mengungkapkan bahwa kerjasama adalah segalanya. “Jadi dalam dunia perbankan tidak ada itu istilahnya super hero tetapi yang terpenting adalah team work yang baik,” tandasnya.
Sekilas mengenai perjalanan karir Jahja Setiaatmadja, dirinya memulai karir di PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sebagai General Manager, dan pada tahun 1995 dirinya diangkat menjadi Kepala Divisi sebelum empat tahun kemudian perusahaan mengangkatnya menjadi Direktur pada 29 Desember 1999.
Perjalanan karirnya di BCA terus menanjak hingga dirinya pun terpilih sebagai Wakil Direktur Utama BCA pada 26 Mei 2005.
Akhirnya, tepat pada 12 Mei 2011 silam, melalui sebuah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BCA memutuskan untuk mengangkat Jahja menjadi Presiden Direktur.
Sebagai seorang pemimpin, dirinya pernah meraih beberapa penghargaan seperti halnya, sebagai Most Favourite Leadership of the Year 2010 dan CEO of the Year 2011 versi Indonesia Property & Bank Award 2011.
Berikut adalah wawancara selengkapnya bersama Jahja Setiaatmadja yang terangkum dalam program ‘Inspiring’ sebagai berikut :
(Nemi/IC/BL)

