Faktor Internal yang Paling Umum Mempengaruhi Sebuah Bisnis (Bagian 3)

(Businesslounge Journal-Human Resources)

Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat dipertimbangkan dalam meningkatkan kinerja organisasi.

Keuangan

Sering kali, organisasi menggunakan peramalan (forecasting) untuk meningkatkan kondisi keuangan di masa depan. Metode ini digunakan untuk memperkirakan potensi laba dari peluncuran produk baru atau hasil akhir suatu proyek. Dengan demikian, organisasi dapat mengambil keputusan yang lebih tepat terkait kondisi keuangannya. Analisis ini dapat membantu menentukan, misalnya, apakah perusahaan mampu mengambil beberapa bentuk pembiayaan utang atau sebaiknya mencari sumber modal alternatif. Terdapat empat jenis peramalan yang dapat dilakukan akuntan, termasuk regresi linier sederhana dan berganda.

Budaya Tempat Kerja

Untuk menilai dampak negatif yang dialami organisasi akibat kurangnya komunikasi dan ketidakharmonisan karyawan, langkah awal yang dapat dilakukan adalah memperbaiki suasana kerja. Perusahaan dapat melakukannya dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan pembangunan tim (team building) di luar kantor. Salah satu yang populer adalah orientering, karena kegiatan ini memaksa karyawan yang mungkin kurang akur untuk bekerja sama secara profesional dan berkomunikasi demi mencapai tujuan bersama. Keterampilan ini dapat diterapkan kembali di tempat kerja dan secara signifikan memperbaiki struktur organisasi.

Jika budaya kerja tidak membaik setelah kembali ke kantor, maka menjadi tanggung jawab manajemen untuk mengidentifikasi penyebabnya. Dengan mengamati cara kerja karyawan dan melakukan wawancara, alasan ketidakpuasan biasanya dapat diketahui. Hal ini memungkinkan manajer mengurangi pengaruh negatif dan membantu karyawan yang terdampak untuk berkembang kembali. Meski demikian, langkah ini saja mungkin belum cukup untuk mengatasi ketidakcocokan di tempat kerja. Dalam beberapa kasus, pelatihan ulang karyawan bisa menjadi solusi yang lebih tepat. Secara keseluruhan, ketika manajer fokus memantau kinerja karyawan, akan tercipta upaya bersama untuk memenuhi tenggat waktu dan meningkatkan komunikasi antarbagian.

Teknologi

Dalam upaya meningkatkan teknologi yang digunakan organisasi di tempat kerja, penting untuk selalu mengikuti perkembangan terbaru dan menilai apakah teknologi baru menawarkan fitur yang bermanfaat bagi operasional bisnis. Misalnya, jika sebagian besar tenaga kerja harus bekerja dari rumah, perusahaan dapat mencoba berbagai platform komunikasi jarak jauh untuk mendukung proses produksi. Hal ini memungkinkan bisnis tetap beroperasi secara normal, dengan berbagai saluran komunikasi untuk menjangkau karyawan yang bekerja dari rumah maupun di lapangan.

Cara lain memanfaatkan teknologi untuk memperbaiki faktor internal organisasi adalah dengan mengoptimalkan teknik periklanan. Sebagai contoh, iklan bertarget mikro dapat menjangkau konsumen secara lebih personal dibandingkan papan reklame. Iklan tersebut dapat muncul di linimasa media sosial, bahkan ada yang menampilkan nama konsumen sehingga terasa lebih personal. Dengan iklan yang dapat diklik dan langsung mengarahkan konsumen ke produk di situs web perusahaan, bisnis berpotensi memperoleh keuntungan hanya dalam hitungan menit.