YouTube

YouTube dan TelevisaUnivision Sepakati Kesepakatan Multi-Tahun

(Business Lounge – Global News) Google melalui layanan YouTube TV resmi menjalin kesepakatan multi-tahun dengan TelevisaUnivision yang akan mengembalikan saluran-saluran utama penyiar berbahasa Spanyol tersebut ke jutaan pelanggan platform streaming TV itu. Kesepakatan ini, yang pertama kali diberitakan oleh The Wall Street Journal dan Variety, dianggap sebagai langkah strategis untuk memperkuat penawaran konten bagi komunitas Hispanik—kelompok pemirsa terbesar kedua di Amerika Serikat dan salah satu pasar dengan pertumbuhan tercepat dalam industri media.

Dalam kesepakatan terbaru ini, YouTube TV akan kembali menayangkan saluran seperti Univision, UniMás, dan jaringan olahraga serta berita milik TelevisaUnivision lainnya yang sebelumnya sempat hilang akibat sengketa negosiasi biaya distribusi. Ketika penarikan itu terjadi, pelanggan melontarkan banyak keluhan karena konten berbahasa Spanyol menjadi salah satu daya tarik utama YouTube TV di tengah persaingan layanan streaming yang semakin ketat. Dengan kembalinya saluran tersebut, Google berharap dapat memulihkan kepuasan pelanggan sekaligus memperkuat posisinya di segmen pasar Hispanik yang sangat kompetitif.

Bagi TelevisaUnivision, kesepakatan ini memiliki makna yang tidak kalah strategis. Perusahaan hasil merger Televisa dan Univision itu tengah berupaya mempercepat ekspansi digital sebagai respons atas menurunnya pemirsa TV linier tradisional. Dengan penetrasi kuat YouTube TV dan ekosistem YouTube secara keseluruhan, TelevisaUnivision melihat peluang untuk memperluas distribusi konten hiburan, olahraga, dan berita ke audiens yang lebih muda, yang menurut survei Pew Research Center sebagian besar semakin berpindah dari TV kabel ke layanan streaming. Kolaborasi ini juga mencakup penambahan konten premium berbahasa Spanyol ke dalam paket-paket berlangganan tertentu di platform YouTube.

Pasar media berbahasa Spanyol di AS merupakan salah satu medan pertempuran paling panas dalam industri hiburan. Pemirsa Hispanik dikenal sangat loyal terhadap konten budaya yang dekat dengan akar komunitasnya, mulai dari telenovela, pertandingan sepak bola, hingga tayangan variety show khas Amerika Latin. TelevisaUnivision selama bertahun-tahun memimpin pasar ini dengan pangsa pemirsa primetime mengungguli beberapa jaringan berbahasa Inggris. Namun, kemunculan pesaing sukses seperti Telemundo milik Comcast dan kehadiran aplikasi streaming internasional memberikan tekanan signifikan, memaksa perusahaan untuk terus memperkuat kanal distribusi digital.

Dalam laporan Deadline Hollywood, para analis menyebut kesepakatan ini sebagai contoh bagaimana perusahaan media besar kini memprioritaskan jangkauan streaming di tengah konsolidasi pasar. YouTube TV, yang memiliki lebih dari 8 juta pelanggan berdasarkan estimasi terbaru industri, menjadi gerbang penting bagi penyedia konten yang ingin mempertahankan relevansi. TelevisaUnivision sebelumnya juga meluncurkan ViX, layanan streaming eksklusif berbahasa Spanyol yang menyasar global, sebuah langkah yang mempertegas arah transformasi mereka. Kerja sama dengan Google memberi sinyal bahwa perusahaan tidak hanya menargetkan penonton internasional tetapi juga ingin memperkuat pijakan di dalam negeri.

Di sisi Google, kembalinya saluran-saluran TelevisaUnivision dianggap mampu menambah portofolio konten live TV yang semakin dibutuhkan. Persaingan layanan streaming TV berbasis paket (vMVPD) kini makin sengit, terutama melawan Hulu + Live TV, Sling TV, dan Fubo. Keunggulan YouTube TV selama ini terletak pada antarmuka yang lebih sederhana, kompabilitas luas dengan ekosistem perangkat YouTube, dan layanan DVR cloud tanpa batas. Tetapi basis konten tetap menjadi faktor paling menentukan bagi calon pelanggan, terutama di segmen keluarga multibahasa. Sementara itu, menurut analisis The Information, kesepakatan dengan TelevisaUnivision membuat YouTube TV semakin kokoh sebagai pilihan utama bagi pemirsa Hispanik yang ingin mengganti layanan TV kabel tradisional.

Kontrak distribusi konten seperti ini biasanya melibatkan negosiasi rumit menyangkut biaya lisensi per pelanggan dan struktur pendapatan. Pada beberapa kasus, sengketa tarif dapat menyebabkan pencabutan saluran, sebagaimana yang dialami sejumlah operator kabel dalam beberapa tahun terakhir. Baik YouTube maupun TelevisaUnivision tidak membeberkan detail finansial kesepakatan, tetapi sejumlah analis meyakini bahwa kedua belah pihak mencapai titik keseimbangan yang lebih stabil, khususnya karena ceruk pasar yang disasar sangat strategis dan terus berkembang. Dengan lebih dari 62 juta populasi Hispanik di AS—sekitar 19% dari total penduduk menurut U.S. Census Bureau—segmen ini bukan lagi pasar minoritas, tetapi pilar penting dalam pertumbuhan industri media.

Kesepakatan ini juga mencerminkan transformasi besar dalam cara perusahaan media menilai nilai audiens. Meskipun pengeluaran iklan nasional melambat di beberapa kategori, belanja iklan yang menargetkan pemirsa Hispanik terus menunjukkan momentum positif, terutama di sektor ritel, layanan keuangan, dan FMCG. TelevisaUnivision menyatakan bahwa pengiklan kini semakin menuntut visibilitas di platform streaming, termasuk model iklan yang lebih terukur berbasis data penonton. Kolaborasi dengan Google—pemilik salah satu jaringan periklanan digital terbesar di dunia—berpotensi membuka peluang monetisasi yang jauh lebih besar daripada sekadar distribusi konten.

Sejumlah analis industri menilai bahwa kesepakatan YouTube–TelevisaUnivision adalah langkah yang tepat waktu. Apalagi kalender hiburan dan olahraga yang padat, termasuk pertandingan sepak bola internasional serta acara reality show yang memiliki fanbase tinggi di komunitas Hispanik, akan segera berlangsung. Ketersediaan saluran-saluran ini kembali di YouTube TV memberi sinyal pemulihan hubungan bisnis sekaligus penguatan proposisi nilai bagi pelanggan lama maupun baru.