(Business Lounge Journal – Culture)
Pernahkah Anda mendengar orang berbicara dalam bahasa Jerman? Seperti apa bahasa itu terdengar?
Bahasa Jerman dituturkan oleh sekitar 135 Juta jiwa di negara Jerman, Austria, Swiss, Liechenstein, dan Luksemburg.
Bahasa Jerman termasuk rumpun bahasa Jermanik barat yang biasa digunakan di wilayah Eropa bagian tengah, barat, dan utara. Termasuk rumpun dari bahasa ini adalah bahasa Inggeris dan Belanda.
Uniknya, Ketika didengarkan dengan seksama, ada kesan khas yang ditangkap dari sebuah bahasa Jerman, yaitu bahasa asing yang dituturkan dengan nada suara penuh dengan semangat, bagaikan mendengar lagu yang dibawakan oleh marching band. Terkadang ada nada hentakan, terkadang ada juga bunyi khas seperti mendesis dari tenggorokan namun terkesan berwibawa. Kira-kira seperti itulah kesan pertama ketika mendengarkan bahasa Jerman dari penutur aslinya. Bahkan ada yang mengatakan bahwa bahasa ini bernada sangat tegas, berkarakter kuat dan ada yang pernah mengatakan seperti bahasa orang marah tapi sesungguhnya bukan marah.
Begitulah kira-kira ketika kita mendengar tentang bahasa Jerman. Memang benar kata pepatah yang mengatakan bahwa “bahasa menunjukan bangsa”. Bangsa Jerman sendiri adalah sebuah bangsa yang kuat dan unggul dalam bidang teknologi, ilmu pengetahuan, pendidikan, dan budaya.
Siapa yang tidak kenal Einstein, Bethoven, Mozart, Goethe… mereka adalah tokoh tokoh intelektual asal Jerman yang memengaruhi kebudayaan dunia. Hingga hari ini, deretan produk bermutu buatan “negeri bir” itu, tersebar di seluruh dunia, seperti Adidas, Puma, Audi, BMW, Volkswagen, dan lain-lainnya.
Negara unggul ini memang tetap memesona hingga hari ini, apalagi mendengar bahasanya yang unik dan khas itu. Jadi tidak salah kalau kita menjatuhkan pilihan untuk mempelajari bahasa ini disela-sela kesibukan kita. Lagi pula banyak keuntungan mempelajari bahasa asing yang dapat kita petik, diantaranya meningkatkan fungsi kognitif, yaitu meningkatkan kapasitas otak kita, mengenyahkan segala kepikunan, sering lupa, menambah tajam ingatan dan tentunya IQ akan bertambah cemerlang serta menambah wawasan budaya juga menambah persahabatan dengan bangsa lain.
Biasanya alasan orang mempelajari bahasa Jerman karena mau berpergian sekolah atau bekerja di sana. Namun kita juga bisa mempelajari bahasa ini begitu saja tanpa alasan tersebut, karena bahasa ini menyimpan berbagai keseruan, keindahan, dan misteri.
Berikut adalah alasan kenapa harus mempelajari Bahasa Jerman :
1. Relatif mudah untuk dipelajari.
Bahasa Jerman memiliki 26 huruf Alfabet, dari A hingga Z, sama seperti yang telah kita pelajari sejak kanak-kanak. Beberapa pelafalan kata dalam bahasa ini, sama seperti pelafalan dalam Bahasa Indonesia, seperti ketika mengatakan “Hallo”, Taxi, Hotel, dan lainnya. Kalaupun ada beberapa kata yang dilafalkan berbeda, ini akan menjadi suatu keseruan tersendiri dalam mempelajarinya.
Zaman sekarang, tidak sulit belajar Bahasa Jerman secara otodidak. Beberapa aplikasi belajar Bahasa Jerman sudah tersedia di telepon pintar, tinggal dipilih, dan di download.
Tips penting buat belajar adalah: dengarkanlah tiap kalimat dengan seksama. Alangkah baiknya menggunakan earphone. Kemudian lafalkan tiap kalimat yang sudah didengar dengan suara yang lantang. Jangan malu, karena di sinilah kita sedang melatih semua perangkat mulut kita untuk berbicara sesuai dengan cara orang Jerman. Bergembiralah ketika kita bisa meniru pelafalan mereka yang makin hari makin terasa sempurna. Seru bukan?
Tidak usah lama-lama belajarnya, sehari cukup 20 menit.
Tiap orang, punya metode sendiri, ada yang lebih suka menulis, mendengarkan percakapan, mengisi latihan tata bahasa dan berlatih berbicara. Kalau mengalami kesulitan, bisa ditanyakan kepada orang yang pernah belajar bahasa Jerman di internet Atau saat ini tidak sulit menemukan kursus bahasa Jerman secara online maupun onsite.
2. Bahasa ilmu pengetahuan
Banyak literatur ilmiah ditulis dalam bahasa Jerman.
Seribu satu ilmuwan yang mengubah peradaban dunia datang dari negeri Panzer ini. Sebutlah Carl Zeiss, Werner Von Siemens, Hans Spemann, Dr. Ida Noddack, Bert Sakmann,… dan masih banyak lagi. Semua Orang-orang penting ini telah memberikan warisan berharga untuk kebaikan umat manusia di muka bumi. Hasil penemuan mereka tertulis dalam jurnal Bahasa Jerman. Kalau kita bisa membaca dalam bahasa aslinya, pasti kita akan menemukan dimensi yang berbeda, seperti ada elemen elemen autentik dalam wawasan pemikiran kita. Seperti memecahkan misteri yang berlangsung selama berabad-abad. Pasti ada perasaan keindahan, kesenangan, dan kepuasan tersendiri dalam menjelajah literatur ilmiah dalam bahasa Jerman. Bahkan otak kita akan terangsang untuk menemukan ide-ide baru yang akan membuat kehidupan lebih baik bagi dunia.
3. Membentuk karakter tangguh
Percaya atau tidak, dengan mempelajari bahasa Jerman, kita akan menyerap semua karakter baik dari bangsa ini yang penuh dengan disiplin, punya etos kerja yang cemerlang, menghargai waktu dan selalu menghasilkan produk yang bermutu.
Sudah pasti, semua informasi tentang Jerman selalu diupdate, apa yang positif menjadi bagian dari hidup kita.
4. Membentuk keterampilan komunikasi
Tata bahasa Jerman sangat unik dan keunikan ini dapat membangun keterampilan kita berkomunikasi, karena pikiran kita menjadi terbuka untuk dapat berpikir dari pola pikir orang Jerman yang selalu to the point.
5. Jerman gudangnya pendidikan berkualitas kelas dunia
Jerman selalu menjadi tujuan orang banyak untuk bersekolah karena pemerintahnya yang memberikan kemudahan akses bagi semua orang untuk dapat bersekolah hingga perguruan tinggi. Salah satu pandangan hidup mereka adalah pendidikan mengubahkan kehidupan.
Bukan hanya bagi rakyat Jerman, Pendidikan berkualitas juga terbuka untuk mahasiswa dari luar negeri, karena lulusan Jerman terbukti kualitasnya.
6. Bahasa Jerman adalah bahasa ibu terbanyak yang digunakan di Uni Eropa.
Dari 27 Negara anggota Uni Eropa pada saat ini, Bahasa Jerman banyak digunakan. Berarti ekonomi Eropa sedikit banyak dipengaruhi oleh para bangsa-bangsa pemakai bahasa Jerman.
7. Menambah persahabatan antar bangsa.
Sudah pasti kita akan mendapat sahabat sesama penutur bahasa Jerman. Jangan sungkan untuk mempraktekan bahasa yang sudah dipelajari ini, meskipun masih terbata-bata dan banyak terjadi kesalahan. Orang Jerman sendiri akan menghargai usaha kita mempelajari bahasa mereka. Bukankah ini menjadi motivasi yang kuat?
Akhir kata, belajar Bahasa Jerman adalah aktifitas yang sangat menyenangkan. Nikmati tiap prosesnya, jangan takut gagal.
Perlu dikutip perkataan bijak Orang Jerman “Erfolg ist eine reise, kein Ziel” yang dapat diartikan secara harafiah bahwa sukses adalah sebuah perjalanan, bukan tujuan akhir.

