(Business Lounge Journal – News)
PT Telkomsel Ekosistem Digital (TED) atau kini dikenal dengan Indonesia Digital Ecosystem (INDICO) baru saja mendapatkan suntikan dana dari induk usahanya, Telkom Indonesia melalui anak usahanya Telkomsel sebesar Rp292 miliar. Hal ini dilakukan untuk memperkuat platform digital yang dimiliki TED.
Transaksi ini terhitung sebagai transaksi afiliasi sehubungan Telkom memegang kepemilikan Telkomsel sebesar 65%. Sedangkan Telkomsel pun memegang saham TED sebesar 99,99%, demikian seperti dicantumkan dalam keterangan tertulis PGS Direktur Strategic Portofolio Telkom Bogi Witjaksono. Dikatakan bahwa pada tanggal 18 Mei 2022 telah dilakukan Transaksi Afiliasi berupa Penyertaan Modal oleh PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) kepada PT Telkomsel Ekosistem Digital (TED).
Sejak awal Januari 2022, TED telah resmi dibentuk dan menjadi perusahaan jasa konsultasi manajemen bisnis serta investasi. Namun TED juga bergerak di bidang aktivitas pengolahan data, hosting, dan kegiatan yang berkaitan dengan periklanan. TED pun kini menaungi beberapa anak usaha, seperti Kuncie (edtech), Fita (healthtech), dan Majamojo (game). Untuk menangani sektor digital, TED memanfaatkan seluruh keunggulan ekosistem aset yang dimiliki Telkomsel. Hal ini sejalan dengan komitmennya untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia secara inklusif dan berdampak.
Pada waktu singkat ini, sebuah platform sedang dikembangkan oleh TED undak dapat mendukung para inovator, investor, collaborator guna lebih mudah dalam menjangkau pasar pada lima tahun ke depan. Bagaimana induk usaha memiliki basis pelanggan sebanyak 170 juta dan lebih dari 300 ribu mitra outlet Telkomsel di 514 kota. Tentu saja menjadi asset yang bernilai bagi TED.
Sejak tahun lalu, Telkomsel memang sedang melakukan pendekatan yang berbeda untuk mengembangkan produk digitalnya. Sebelumnya, inovasi digital yang dilakukan melalui Telkomsel Innovation Center (TINC) yang menjaring ide untuk startup lokal bisa diinkubasi dan diakselerasi dan Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) yang memberikan investasi ke startup tahap awal (early stage). Namun terus melakukan eksplorasi, maka Telkomsel mengembangkan platform Kuncie dan Fita yang keduanya masuk ke segmen digital lifestyle tahun lalu. Setelah itu menggarap Majamojo yang didirikan lewat skema patungan oleh TED dan GoTo pada Februari kemarin.
Telkomsel juga mengangkat CEO Kuncie dan Fita dari luar lingkungan perusahaan dan induk usaha serta memberikan keleluasaan untuk mengembangkan bisnis dengan model growth hacking, dan punya potensi untuk di-spin-off.

