(Business Lounge – World Cup 2014) Belgia akhirnya harus mengubur mimpi mereka untuk lolos ke babak semifinal Piala Dunia setelah pada pertandingan babak perempat final yang berlangsung di Estadio Nacional Mane Garrincha, Brazilia takluk 1-0 atas Argentina lewat gol Gonzalo Higuain di awal babak pertama.
Pertandingan antara Argentina melawan Belgia ini sebenarnya cukup berimbang, bahkan kedua tim saling serang. Bahkan statistik mencatat bahwa penguasaan bola hanya berbeda tidak begitu jauh yaitu 54 persen banding 46 persen untuk keunggulan Belgia. Namun meskipun sedikit mendominasi Belgia tetap tidak bisa menjebol gawang Argentina yang dikawal Sergio Romero.
Dan dengan kemenangan tersebut, Argentina yang lolos ke babak semifinal tinggal menunggu lawan yang akan mereka hadapi yaitu antara Belanda atau tim kejutan Kosta Rika.
Di awal babak pertama Argentina mencoba melakukan tekanan ke pertahanan Belgia yang dimotori oleh Lionel Messi yang menusuk di sisi kiri dan mencoba melepaskan umpan silang mendatar ke Ezequiel Lavezzi di tiang jauh yang berdiri cukup bebas. Tapi gagal karena umpan berhasil dipotong oleh Vincent Kompany.
7 menit pertandingan bergulisr, Argentina akhirnya meraih keunggulan melalui tendangan first time Gonzalo Higuain. Gol tersebut lahir yang diawali dari umpan Messi ke Di Maria di sisi kanan, yang bermaksud ingin mengirim umpan ke tengah kotak penalti. Tapi sayang bola justru membentur bek Belgia Jan Vertonghen yang malah berbelok ke Higuain yang tengah berdiri bebas yang tanpa kontrol langsung menendang dan mengarahkan bola ke pojok kiri bawah gawang dan tidak mampu diantisipasi Thibaut Courtois. Skor 1-0 untuk Argentina.
Tertinggal satu gol Belgia langsung merespons di menit ke-13. Berawal dari sebuah serangan balik, winger Chelsea yaitu Eden Hazard menyodorkan bola ke Kevin De Bruyne yang kemudian melancarkan tendangan. Tapi sayang tendangan De Bruyne belum menemui sasaran.
Belgia kembali mencatatkan peluang di menit ke-26. Adalah Kevin De Bruyne yang melakukan tendangan keras dari luar kotak penalti dan mengarah ke gawang. Tapi kiper Argentina yaitu Sergio Romero langsung sigap menepis.
Dua menit kemudian Argentina balik mengancam melalui Messi yang memberikan umpan terobosan kepada Di Maria yang kemudian mengecoh Kompany dalam duel satu lawan satu dan langsung mengarahkan tendangan kaki kiri ke gawang. Tapi sayangnya Kompany berhasil menjangkau bola dan membloknya.
Peluang bagus bagi Argentina untuk menambah keunggulan didapat pada menit ke-39, ketika Messi dilanggar didepan garis kotak penalti. Lionel Messi sendiri yang mengambil sendiri kesempatan tersebut, namun tembakan kerasnya ke pojok kanan atas cuma melambung melewati mistar.
Tidak lama kemudian, berganti Belgia yang punya peluang yang bagus. Berawal dari sisi kiri, Vertonghen melambungkan bola ke tengah kotak penalti, dan di sambut tandukan Kevin Mirallas sembari menjatuhkan diri. Tapi sayang sundulannya masih tipis di sisi kiri gawang Romero.
Hingga babak pertama selesai skor 1-0 tidak berubah untuk keunggulan Argentina.
Di babak kedua tempo pertandingan tetap tidak berubah, bahkan sepuluh menit babak kedua berjalan, Gonzalo Higuain nyaris kembali mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari sebuah serangan balik, Higuain berlari sendiri merangsek ke pertahanan Belgia. Namun sayang setelah berhasil mengecoh Kompany tendangan Higuain masih menerpa mistar gawang Belgia.
Belgia sendiri mencoba balas menekan Argentina melalui Vertonghen yang mengirimkan umpan lambung ke muka gawang Belgial dan sukses ditanduk Marouane Fellaini yang memenangi duel udara. Tapi sayang sundulan Fellaini belum menemui sasaran karena bola melayang tipis di atas mistar.
Tekanan Belgia ke Argentina berlanjut ke menit 76, ketika mendapatkan tendangan bebas di sisi kiri. Beberapa pemain bersiap menyambut umpan di dalam kotak penalti, namun rupanya Mertens yang bertindak sebagai eksekutor memilih mengarahkannya langsung ke gawang dan hasilnya tetap tidak membuahkan hasil.
Di menit terakhir babak kedua, Argentina punya peluang emas untuk menggandakan keunggulan melalui skema sebuah serangan balik.
Starting Line-up:
Arggentina : 1-Romero, 4-Zabaleta, 2-Garay, 15-Demichelis, 23-Basanta, 6-Biglia, 14-Mascherano, 7-Di Maria (Perez 33′), 22-Lavezzi (Palacio 71′), 10-Messi, 9-Higuain (Gago 81′)
Belgia : 1-Courtois, 2-Alderweireld, 15-Van Buyten, 4-Kompany, 5-Vertonghen, 8-Fellaini, 6-Witsel, 11-Mirallas (Mertens 60′), 7-De Bruyne, 10-E Hazard (Chadli 75′), 17-Origi (Lukaku 59′)
(Lingga Rizky/journalist/VM/Business Lounge)
Editor : Ruth Berliana

