Berdasarkan data pemerintah pada 2013, sektor industri kreatif nasional mengalami pertumbuhan sebanyak 8%. Data positif inilah yang kemudian menggerakkan Kementerian Perindustrian untuk memproyeksikan pertumbuhan sebanyak 10% pada tahun 2014. Industri kreatif berkembang di tengah masyarakat modern. Berbagai ragam produk banyak ditawarkan, mulai dari makanan, fashion, hingga kebutuhan hidup lainnya. Industri semakin menarik ketika didukung bazar atau pameran yang mengeksplorasi keunggulan mereka.
Salah satu cara efektif untuk memajukan industri kreatif ini ditampilkan dalam Pop Up Market yang diadakan Prasetiya Mulya pada Jumat–Minggu lalu. Pop Up Market 2014 adalah acara fashion bazaar yang diadakan setiap tahunnya oleh Mahasiswa/wi Prasetiya Mulya Business School. Bazaar tersebut bertujuan sebagai sarana bagi brand lokal Indonesia agar lebih dikenal oleh publik. Enam puluh tujuh brand lokal yang berpartisipasi, mulai dari Monstore, Skin Junkie, Orca, Viel, Shore, Casca, Deux, Mvst, River Doe, sampai makanan seperti Puyo Silky Dessert. Pop Up Market sendiri merupakan acara yang tematik, dengan tema yang berbeda di setiap Tahunnya. Selain fashion bazaar, juga terdapat fashion show, acoustic band didalam event Pop Up Market.
Mengambil tema Shibuya pada awal tahun 2014 ini, Pop-Up Market digelar di Kuningan City selama tiga hari berturut-turut. Bagi anda yang ketinggalan, kami tampilkan beberapa gambar dari acara kemarin.
























