Kuliner jalanan adalah hal yang paling digandrungi oleh anak muda. Terlebih bila mendapatkan makanan murah dan enak, langsunglah jadi tempat favorit dan tidak diragukan lagi akan ramai pembelinya. Yuk, kita lirik apa sih si gultik ini? Bila didengar dari namanya mungkin sedikit unik dan menggelitik perut Anda karena namanya terdengar lucu.
Awalnya saya menduga – duga sendiri bahwa gultik ini singkatan dari gulai itik dan yang dijual adalah sejenis daging itik atau bebek. Oopss tapi ternyata saya salah menduga. Gultik biasa diartikan sebagai “gulai tikungan”. Mengapa disebut sebagai gulai tikungan? Karena memang penjual yang menjual gultik ini berada di emperan sepanjang tikungan daerah Bulungan tepat di belakang Plaza Blok M, Jakarta Selatan.
Bila dijabarkan ada beberapa hal yang menjadi keunikan makanan ini, mulai dari rasa, tempat, penampilan (packaging) dan lainnya. Mari kita bahas mulai dari tempat. Tempat si gultik ini berada tepat di sepanjang trotoar tikungan Blok M di daerah Bulungan belakang Plaza Blok M. Keunikannya adalah penjual gultik ini bukan hanya 1 orang saja, namun banyak sekali berjejer seperti semut yang berbaris. Jarak antara satu penjual dengan penjual yang lain hanya sepanjang 2-3 meter saja, dan setiap pembeli biasanya punya langganan mereka masing-masing. Maklumlah, setiap penjual menjual dengan rasa yang pasti berbeda juga, jadi tiap penjual punya penggemarnya masing-masing mulai dari muda sampai yang sudah tua, bahkan ada turis luar negeri juga yang menyukai si gultik.
Lalu mengenai makanan yang dijual, seperti yang telah saya katakan sebelumnya ternyata memang bukan hewan itik yang dimasak gulai, tapi daging sapi yang di gulai, dipotong kecil kecil berbentuk kotak dan bercampur dengan gajihnya yang sanggup membuat liur anda hampir menetes karena mencium bau harumnya. Sama seperti gulai pada biasanya, gulai ini dimasak pasti dengan campuran santan dan rempah-rempah lainnya khas masakan Indonesia yang sudah pasti yummy.
Tempatnya pun sangat unik, ditaruh di kendil besar berbahan dasar tanah liat dan di taruh di gerobak angkut, dan membuat aroma tradisionalnya makin kentara.
Gultik ini dijual dengan harga yang bisa terbilang sangat terjangkau, sangat murah untuk harga per porsinya. Nah! Anda juga perlu tahu 1 porsi itu sebanyak apa, karena saya berani menjamin Anda tidak cukup hanya memakan satu porsi, minimal 2 porsi karena rasanya begitu lezat dan ini tergolong porsi mini. Sepiring gultik yang sangat nikmat, biasanya dicampur sambal, kerupuk, bawang goreng juga kecap manis. Rasanya dijamin begitu gurih, kental, harum khas rempah-rempah Indonesia dan anda tak akan pernah bisa melupakan rasanya. Bagaimana? Anda sudah tak sabar mencobanya? Langsung saja kunjungi tempatnya di Bulungan, Jakarta Selatan sehabis pulang dari kantor. Selamat mencoba !
Melisa Tobing/Contributor/VMN/BL
Images : Melisa Tobing
Editor : Fanya Jodie




