Produksi Kantung Udara Bermasalah, Takata Corporation Diprediksi Rugi Besar

(Business Lounge – Business Today) Takata Corporation, perusahaan pembuat kantung udara asal Jepang, diprediksi akan mengalami kerugiaan hingga $235 juta pada tahun ini. Total kerugian tersebut disebabkan oleh kualitas produksi kantong udara perusahaan tersebut yang berada dalam kondisi rusak sehingga memicu penarikan kembali jutaan kendaraan pada sepanjang tahun 2014.

Prediksi pendapatan Takata Corporation yang sebelumnya diestimasi akan membukukan profit hingga 16 miliar Yen, kini justru diprediksi berbalik. Penarikan kembali hingga 6,47 juta kendaraan akibat kondisi kantong udara buatan Takata yang rusak, diperkirakan akan berdampak pada kerugian hingga 24 miliar Yen atau $235 juta.

Walaupun telah mengakibatkan jutaan kendaraan ditarik kembali akibat kondisi cacat pada kantung udara, Takata masih menginvestigasi penyebab kecacatan tersebut dengan mengaitkan kondisi udara. Kerusakan pada kantung udara yang kebanyakan terjadi di daerah lembab seperti Florida dan Puerto Rico, memicu kemungkinan faktor kelembaban udara yang turut berdampak pada kegagalan kantung udara.

Sejauh ini, Nissan dan Honda yang harus menarik kembali hingga 3 juta unit produknya pada bulan lalu, berencana untuk menuntut ganti rugi kepada Takata. Hal tersebut diungkapkan oleh eksekutif pabrikan kendaraan asal Jepang pada laporan penghasil kuartal 1 bulan lalu.

Sejarah Takata Corporation

Takata Corporation adalah perusahaan komponen otomotif yang berbasis di Jepang. Perusahaan ini memiliki fasilitas produksi di empat benua, dengan kantor pusat Eropa terletak di Jerman dengan memiliki sembilan fasilitas produksi.

Takata didirikan oleh Takezo Takada pada tahun 1933 di Shiga, Jepang dan mulai memproduksi jalur hidup untuk parasut dan tekstil lainnya. Pada awal 1950-an, perusahaan mulai penelitian sabuk pengaman. Pada tahun 1960, Takata mulai menjual sabuk pengaman dan membangun pabrik tes pertama di dunia untuk pengujian kecelakaan sabuk pengaman di bawah kondisi dunia nyata. Pada 1970-an Takata mengembangkan sistem penahan anak. Pada 80-an, perusahaan berubah nama menjadi “Takata Corporation” dan diperluas ke Korea, Amerika Serikat dan kemudian ke Irlandia, untuk menjual sabuk pengaman. Di tahun 90-an Takata diperluas secara internasional.

Bagus Aditoro/ Analyst/VM/BL
Editor: Ruth Berliana
Image:

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x