(Business Lounge Journal – News and Insight)
Mengenal sesuatu yang menyenangkan hati dan pikiran, siapa yang tidak mau? Semua pasti tertarik untuk melakukannya, apalagi jika teringat dengan semua kesibukan kita setiap harinya. Dunia yang hiruk-pikuk di tengah kota, membuat kita ingin meregangkan otot dan menyegarkan pikiran, serta melupakan sejenak semua rutinitas kerja.
Nahh.. untuk itu, di tengah kesibukan kita dan banjirnya notifikasi digital setiap hari, banyak anak muda dan kalangan lainnya mulai melayangkan pandangannya untuk mencari cara menenangkan pikiran dengan cara yang menyenangkan. Ini dia… salah satunya yaitu dengan nature bathing. Karena tidak hanya sekadar liburan ke alam saja, tetapi juga dapat merasakan hening sejenak, mendengar suara angin yang bertiup, dan merasakan suasana natural di tengah alam—tanpa dunia digital. Semua terasa begitu alami.
Ternyata, tren ini semakin populer di kalangan masyarakat kota. Mereka adalah yang paling merasakan hectic-nya dan lelahnya dunia kerja. Melalui Times of India, baru-baru ini hasil pencarian memperlihatkan bahwa semakin banyak orang yang tertarik menjadikan alam sebagai sarana detoks.
Apa itu Nature Bathing?
Nature bathing, atau yang juga dikenal dengan forest bathing, berasal dari istilah Jepang Shinrin-yoku. Artinya adalah melakukan sesuatu dengan tenang di alam terbuka, seperti di hutan, kebun, atau taman. Ini bukan dilakukan untuk berolahraga, tetapi untuk bersantai dan menikmati alam dengan pancaindra (mata, telinga, hidung), serta hadir penuh di setiap momennya.
Menurut penelusuran, pencarian terkait “rileks di alam” meningkat 32%. Kegiatan lain di alam seperti “retret di alam” naik 72%, “pemandangan alam yang indah” naik 207%, dan pencarian “hutan dengan air” naik hingga 174%.
Secara persentase, ini menunjukkan betapa tertariknya generasi muda terhadap pengalaman di alam yang sejuk, tenang, dan penuh udara segar. Seorang arsitek muda, Sayli Zantye, yang berasal dari Mumbai, India, sempat merasa keteteran dengan pola hidup yang membosankan karena rutinitas kerja harian yang terus berulang. Ia sempat mencoba yoga, tapi tidak merasakan ketenangan. Justru saat mencoba nature bathing, ia menemukannya.
“Merasakan suasana baru dengan duduk diam, memperhatikan sekitar, bahkan menggambar apa yang saya lihat. Selain itu juga menikmati angin yang sejuk dan segar, mendengar suara alam… emm, rasanya diri ini sangat menyatu dengan alam.”
Efek Nature Bathing Menurut Pakar
Dr. Maitri Thakker, seorang psikolog klinis, mengatakan bahwa suasana alami sangat efektif untuk menenangkan sistem saraf secara alami. Banyak orang kini melakukan hal ini untuk mengisi akhir pekan mereka.
Meskipun kita mungkin pernah mencoba tidak menggunakan perangkat di rumah—dan itu sedikit membantu—pemulihan melalui alam jauh lebih efektif dalam memulihkan sensorik dan emosi. “Itu bisa membuat kita merasa sungguh-sungguh segar dan lebih membumi,” katanya.
Beberapa Tips Nature Bathing yang Bisa Dicoba:
- Mulai dari sekitar rumah: Jalan pagi di taman atau area yang hijau/asri.
- Tidak main handphone: Bawa ponsel hanya untuk keadaan darurat.
- Latih pancaindra: Dengarkan suara burung, rasakan angin bertiup, lihat awan, hirup aroma bunga, dll.
- Sambut alam: Nikmati hangatnya sinar matahari, lihat air mengalir, dedaunan yang bergoyang, bunga yang mekar.
- Manfaatkan waktu pendek: Mulai dari 10–15 menit, lalu bisa ditambah perlahan.
- Dekat saja cukup: Tidak harus ke hutan, taman kota pun bisa.
Reset Diri Lewat Alam
Menurut para pakar, mencoba satu hari penuh tanpa perangkat setiap minggunya—terutama di akhir pekan—bisa membantu menyeimbangkan emosi. Ini bisa dicoba secara rutin setiap bulan, bahkan ditambah dengan cuti digital beberapa hari untuk reset mental.
Kebayang kan, di era serba layar ini, ternyata diam di alam bukan hanya membuat kita jadi fresh, tapi juga sudah menjadi kebutuhan. Misalnya, jalan kaki santai, menghirup udara segar, atau menulis apa yang kita lihat di taman yang kita kunjungi. Hal-hal kecil ini bisa membantu generasi muda hidup lebih berirama dan membangun diri untuk jadi lebih sehat dan efektif dalam kehidupan sehari-hari.

