(Business Lounge – Business Today) – Seven & Holdings Co yang membawahi convenience store terkemuka saat ini 7-Eleven menyatakan akan semakin memperbanyak dan memperluas ekspansinya di Amerika Serikat untuk tahun ini. Hal tersebut secara langsung diucapkan Toshifumi Suzuki selaku CEO Seven & I Holdings yang menyatakan bahwa perkembangan dan pertumbuhan gerai 7-Eleven di AS setidaknya harus menjadi 20 ribu – 30 ribu dalam satu – dua tahun kedepan. Saat ini jumlah gerai 7-Eleven di AS hanya sebanyak 8000 gerai.
Suzuki menyatakan bahwa perkembangan yang bisnis harus dilakukan seiring dengan semakin kuatnya brand 7-Eleven yang bukan hanya di Asia namun juga di AS. Besarnya cakupan geografis dan pangsa pasar yang luas yang dibarengi pula oleh tingginya tingkat konsumsi masyarakan AS menjadi modal yang baik bagi ekspansi bisnis.
Ia juga membandingkan bahwa jumlah gerai 7-Eleven di AS nantinya harus lebih banyak dibandingkan di Jepang yang hanya mencapai 15 ribu gerai. Oleh karena itu, disamping ekspansi bisnis yang juga dilakukan di Asia, seperti salah satunya di Indonesia, ekspansi bisnis di kawasan Amerika Utara juga harus dilakukan.
Berdasarkan laporan keuangan tahun lalu, jumlah omset penjualan dari seluruh gerai 7-Eleven di AS mencapai 17,9 miliar dollar atau mengalami kenaikan sebesar 44% dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan keuntungan bersih mengalami kenaikan 13% menjadi 540 juta dollar.
Dalam pangsa pasar industri convenience store di AS saat ini, 7-Eleven masih memimpin dengan share 24%, lalu diikuti oleh Circle K sebesar 1,5% dan The Pantry sebesar 1%. Tahun ini, diperkirakan akan tumbuh gerai 7-Eleven sebanyak 8116 gerai di AS.
Sedangkan di Asia, Seven & Holdings Co sedang memfokuskan diri kepada beberapa negara seperti China, Thailand, Vietnam dan Indonesia. Di China, 7-Eleven tidak mudah untuk menandingi sang penguasa pasar yaitu FamilyMart yang telah memiliki gerai sebanyak 8000 gerai.
Foto : www.poi-factory.com
(Joko Praytno/IC/BL-VBN)

