(Business Lounge – Global News) Produsen semikonduktor asal Eropa, STMicroelectronics, memberikan sinyal positif bagi industri chip global setelah melaporkan kembalinya pertumbuhan penjualan secara tahunan. Perusahaan yang menjadi pemasok utama bagi Apple ini menyebut permintaan mulai membaik, terutama dari sektor elektronik konsumen, perangkat komunikasi, komputer, serta mesin industri. Kinerja tersebut menandai titik balik setelah periode perlambatan panjang yang menekan industri semikonduktor sejak tahun lalu.
Dalam laporan terbarunya, STMicroelectronics menyatakan bahwa permintaan chip menunjukkan tren pemulihan yang lebih merata dibandingkan kuartal sebelumnya. Pelanggan mulai kembali melakukan pemesanan, seiring penyesuaian stok yang sebelumnya terlalu tinggi akibat melemahnya permintaan global. Menurut perusahaan, pemulihan ini didorong oleh peningkatan kebutuhan chip untuk perangkat elektronik pribadi, sistem komunikasi, serta peralatan industri yang kembali bergerak setelah periode penundaan belanja modal, seperti dilaporkan Reuters.
Kembalinya pertumbuhan tahunan ini menjadi sinyal penting bagi pasar, mengingat STMicroelectronics termasuk salah satu barometer utama industri chip Eropa. Perusahaan memasok berbagai komponen penting untuk produsen besar, termasuk Apple, khususnya untuk sensor dan komponen daya. Selama beberapa kuartal terakhir, perusahaan sempat mengalami tekanan akibat melemahnya permintaan smartphone dan elektronik konsumen, yang membuat banyak klien memangkas pesanan dan menghabiskan stok lama.
Namun, situasi mulai berubah. Manajemen STMicroelectronics menyebut bahwa permintaan dari sektor elektronik pribadi kembali menguat, seiring peluncuran produk baru dan stabilnya rantai pasok global. Selain itu, segmen industri juga menunjukkan pemulihan bertahap, didorong oleh kebutuhan otomatisasi, efisiensi energi, dan modernisasi pabrik. Menurut Bloomberg, kombinasi faktor ini membantu perusahaan kembali mencatat pertumbuhan setelah beberapa kuartal stagnan.
Perkembangan ini juga mencerminkan kondisi industri semikonduktor yang mulai keluar dari fase terlemahnya. Setelah mengalami kelebihan pasokan pada 2023 dan awal 2024, banyak produsen chip kini mulai merasakan normalisasi permintaan. Meski belum sepenuhnya pulih, tren ini memberikan harapan bahwa siklus penurunan telah mencapai titik nadir. Sejumlah analis menilai bahwa pemulihan akan berlangsung bertahap dan tidak merata di semua segmen, namun arah pergerakannya kini lebih jelas.
Bagi STMicroelectronics, segmen otomotif dan industri tetap menjadi pilar utama jangka panjang. Meskipun laporan kali ini menyoroti peningkatan permintaan dari elektronik konsumen, perusahaan menegaskan bahwa investasi terbesar tetap diarahkan ke chip daya dan semikonduktor untuk kendaraan listrik serta sistem industri. Permintaan di sektor ini dinilai lebih stabil dan memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang, terutama seiring dorongan global menuju elektrifikasi dan efisiensi energi, seperti dicatat Financial Times.
Di sisi lain, pasar smartphone yang sempat melemah juga mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi. Produsen perangkat kembali meningkatkan produksi setelah berhasil mengurangi stok lama. Hal ini berdampak langsung pada pemasok komponen seperti STMicroelectronics, yang mendapat pesanan tambahan untuk sensor, pengelolaan daya, dan chip pendukung lainnya. Meskipun belum kembali ke level puncak sebelum perlambatan, tren ini dinilai cukup sehat untuk menopang kinerja ke depan.
Perusahaan tetap berhati-hati dalam memberikan proyeksi. Manajemen mengakui bahwa ketidakpastian global masih tinggi, mulai dari perlambatan ekonomi di beberapa wilayah hingga dinamika geopolitik yang dapat memengaruhi rantai pasok. Selain itu, tekanan harga di industri semikonduktor masih menjadi tantangan, terutama ketika produsen bersaing ketat untuk mempertahankan pangsa pasar.
Sinyal pemulihan ini menjadi kabar yang cukup melegakan setelah periode panjang penuh kehati-hatian. Kembalinya pertumbuhan tahunan menunjukkan bahwa strategi penyesuaian produksi dan pengendalian biaya yang dilakukan perusahaan mulai membuahkan hasil. Meski margin belum sepenuhnya pulih, arah pergerakan dianggap positif, terutama jika permintaan dari sektor industri dan elektronik konsumen terus menguat dalam beberapa kuartal ke depan.
Laporan STMicroelectronics mencerminkan kondisi industri chip global yang mulai menemukan pijakan baru. Setelah melewati fase koreksi yang tajam, pasar kini bergerak menuju keseimbangan antara pasokan dan permintaan. Jika tren ini berlanjut, produsen semikonduktor berpeluang memasuki fase pertumbuhan yang lebih stabil, meski tidak secepat lonjakan yang terjadi saat puncak siklus sebelumnya.
Kinerja STMicroelectronics menjadi indikator penting bagi arah industri teknologi secara keseluruhan. Pemulihan penjualan chip, meski masih bertahap, memberikan sinyal bahwa sektor ini mulai keluar dari tekanan berat. Seperti dicatat Reuters dan Bloomberg, keberlanjutan tren ini akan sangat bergantung pada kekuatan permintaan global dan kemampuan produsen menjaga keseimbangan antara kapasitas dan kebutuhan pasar.

