(Businesslounge Journal-Human Resources)
Faktor internal adalah aspek dari operasional bisnis yang menjadi tanggung jawab perusahaan untuk dikendalikan. Tiga jenis utama faktor internal berkaitan dengan cara perusahaan menghimpun modal, suasana di tempat kerja, serta teknologi yang digunakan. Faktor-faktor ini penting untuk memahami bagaimana sebuah perusahaan dapat beroperasi secara menguntungkan. Dalam artikel ini, kami membahas tiga faktor internal utama yang memengaruhi bisnis serta memberikan beberapa tips untuk meningkatkan kinerja organisasi di bidang-bidang tersebut.
Apa saja faktor internal yang memengaruhi bisnis?
Faktor internal yang memengaruhi bisnis adalah hal-hal utama yang dapat dikendalikan perusahaan terkait operasionalnya, sedangkan faktor eksternal berada di luar kendali perusahaan. Keduanya dapat menentukan posisi pasar, sehingga penting bagi perusahaan untuk meluangkan waktu menganalisis setiap faktor potensial serta dampak yang mungkin ditimbulkannya. Hal ini memungkinkan manajemen menyusun strategi untuk kedua jenis variabel tersebut guna memperoleh hasil terbaik. Faktor internal umumnya lebih mudah ditangani dan sering dianalisis secara lebih mendetail. Ada tiga faktor internal utama yang dipertimbangkan setiap bisnis, apa pun sektornya, yaitu:
Keuangan
Terdapat dua faktor keuangan internal utama yang penting bagi sebuah bisnis, yaitu pembiayaan ekuitas dan pembiayaan utang. Pembiayaan ekuitas melibatkan upaya organisasi menghimpun dana dengan menjual saham. Semakin banyak saham yang dijual perusahaan, semakin terdilusi pengaruh pemegang saham karena mereka menerima porsi yang lebih kecil dari laba bersih. Hal ini dapat menarik minat investor lain, yang pada akhirnya meningkatkan nilai saham dan potensi keuntungan.
Cara lain bagi perusahaan untuk memperoleh pendanaan adalah melalui pembiayaan utang. Istilah ini merujuk pada proses mengubah kewajiban yang tercantum dalam laporan arus kas menjadi sesuatu yang dapat diperdagangkan atau ditukarkan sebagai imbalan atas pinjaman, yang berfungsi sebagai sarana penghimpunan modal jangka pendek. Transaksi semacam ini biasanya dilakukan dengan pemegang obligasi, pemegang saham, dan bank, yang umumnya mengenakan bunga atas cicilan pembayaran. Artinya, dalam jangka panjang perusahaan harus melunasi total kewajiban tersebut dari laba yang dihasilkan.
Budaya Tempat Kerja
Cara sebuah bisnis mengelola lingkungan kerjanya merupakan faktor internal yang signifikan. Jika karyawan tidak rukun, biasanya terjadi gangguan komunikasi. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti adanya kesan pilih kasih atau sikap bermusuhan. Manajer dapat mengatasi masalah ini dengan menunjukkan apresiasi kepada seluruh karyawan. Untuk menghindari tingginya tingkat pergantian karyawan, manajer dapat menjadwalkan sesi umpan balik rutin yang menyoroti kelebihan dan kekurangan masing-masing karyawan. Bahkan, berbicara dengan karyawan menggunakan nada yang lebih profesional dapat memengaruhi komunikasi dan berdampak pada bisnis secara keseluruhan sebagai faktor internal.
(Bersambung ke artikel selanjutnya)

